Polda NTB Latih Operator Cyber Antisipasi Jelang Pilkada 2018

pelatihan

Mataram – Selain bentuk kompi kerangka jelang pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018 mendatang, Polda NTB juga lakukan persiapan pengamanannya khusus bidang tehnologi dan informasi dengan melatih operator cyber.

Diungkapkan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Iwan Kuswanto, dalam pelatihan ini beberapa operator nantinya akan bertugas berpatroli khusus di dunia maya, terkait penyimpangan penggunaan media online ketika pilkada.

“Nanti kami akan selalu monitor di dunia maya,” ungkapnya di Hotel Santika Mataram, Selasa (5/9).

Secara khusus pihaknya memilih beberapa kandidat peserta pelatihan yang nantinya menjadi operator dan bekerjasama dengan polisi luar negeri termasuk antar Polisi di Indonesia.

“Ada 20 peserta dari beberapa satuan kerja di Polda NTB, Direktorat Sabhara, Intelkam, Kriminal Khusus dan Kriminal Umum,” tambahnya.

Menurutnya, kejahatan di dunia maya akan semakin berkembang seiring tehnologi yang terus meningkat, namun sanksi dari undang-undang yang mengatur tentang kasus ITE perlu ada kajian kembali.

“Disini kita perlu duduk bersama dengan penegak hukum lainnya termasuk dari Kominfo,” tandasnya.

Diketahui selama lima hari mulai senin (4/9) kemarin hingga jumat (8/9) kedepan, Polda NTB latih operatornya di Hotel Santika Mataram. Pelatihan ini difasilitasi langsung dari JCLEC (Jakarta Centre for Law Enforcement Coorperation) berdasar nota kesepahaman antara Polri dan AFP (Australia Federal Police) dalam rangka peningkatan kinerja, khusus peningkatan kemampuan penanganan cyber crime di Polda NTB. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close