Lahan Sengketa Depan LIA Dieksekusi, Polres Loteng Berhasil Jaga Kondusifitas

proses eksekusi depan Bandara Internasional Lombok

Mataram – Telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung terkait persengketaan lahan oleh pemohon atas nama Lalu Diwarta dengan termohon atas nama H. Marwan Hakim untuk mengosongkan lahan seluas 83 are di Jalan Lingkar Luar depan Lombok International Airport (LIA) sejak pagi tadi, Rabu (23/8) sekitar pukul 07.00 wita hingga 18.00 wita.

Sempat terlihat, situasi di lapangan saat proses eksekusi adanya pergerakan massa oleh pihak termohon namun berhasi diamankan dan diberikan pemahaman oleh aparat keamanan.

Kepada media Tribaratanews NTB, Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman, SH, SIK, MH, menuturkan, proses eksekusi berjalan dengan aman, namun pihaknya akan tetap mengantisipasi perubahan situasi yang bisa terjadi kapan saja.

“Alhamdulillah tidak terjadi gejolak, namun demikian, kami masih mengantisipasi, patroli skala besar akan tetap dilaksanakan pasca eksekusi di sekitar lokasi terutama di tanah objek sengketa,” ujarnya saat diwawancara.

Dijelaskan oleh Kapolres, sebelumnya, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan terjadinya gejolak massa dengan memberikan sosialisasi kepada pihak termohon dan penyewa.

“Di atas lahan sengketa terdapat rumah makan, indomaret, alfamart dan beberapa warung, kami telah laksanakan upaya sosialisasi kepada penyewa dan pengelola, alhamdulillah bisa diterima dan dimengerti sehingga sebelum dieksekusi semua barang sudah dikeluarkan dari bangunan,” ungkap Kapolres.

Sebanyak 500 personil terdiri dari satu kompi Sat Brimobda NTB , satu Kompi Sabhara Polda NTB, Dalmas Kerangka Bhabinkamtibmas Polres Loteng dan 300 sisanya gabungan dari seluruh satker Polres Loteng diturunkan Kapolres untuk mengamankan jalannya eksekusi. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close