48 Unit Kendaraan Terjaring Dalam Operasi Balap Liar

22 Agustus, 2017
94 Views

Lembar – Sebanyak 48 sepeda motor terjaring dalam kegiatan razia yang digelar oleh Polres Lombok Barat di belakang Kompleks Kantor Bupati Lombok Barat (20/08). Kegiatan melibatkan personel dari Satuan Lalulintas, Satuan Sabhara, dan Polsek Gerung, dengan membagi lokasi razia di empat titik. Ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan maraknya balap liar di belakang kantor Bupati Lombok Barat, dan melibatkan anak-anak remaja dibawah umur. Laporan Masyarakat bukannya tidak pernah ditindaklanjuti Polisi, selama ini Polsek Gerung dan Unit Patroli Polres Lobar rutin malaksanakan patroli di lokasi. Apabila Polisi datang, maka para remaja pelaku balap liar langsung membubarkan diri, sehingga Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan Operasi balap liar langsung di empat titik untuk menjaring para pelaku dan untuk memberikan efek jera.

Dari 48 unit sepeda motor yang terjaring, sebagian besar tidak menggunakan spare parts yang bukan standar SNI dan Konyolnya lagi, Nomor Polisi salah satu kendaraan yang terjaring saat razia dipasang terbalik oleh pemiliknya.

Kabag Ops Polres Lombok Barat Kompol Fauzan Wadi, SH mengatakan bahwa dengan dilaksanakan kegiatan Operasi balap liar ini, dapat memberikan efek jera kepada para pelaku yang sabagaian besar masih dibawah umur.

“dari 48 sepeda motor yang terjaring, tiga unit diantaranya terindikasi dipergunakan balap liar,” ungkap Kabag Ops di lokasi penyimpanan Barang Bukti kepada awak media (21/08).

“kita juga meminta kepada orang tua mereka untuk hadir, sekaligus terlibat langsung memberikan pembinaan kepada mereka,” imbuhnya

Kabag Ops juga menambahkan bahwa, untuk saat ini sanksi yang diberikan kepada pelaku yaitu pembinaan dan juga diberikan sanksi tilang.

Pada kesempatan itu pula, Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu L Pance Warsa mengatakan bahwa, untuk kendaraan yang menggunakan spare parts Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak akan dikeluarkan sebelum diganti sesuai SNI.

“dari sekian kendaraan yang terjaring, spesifikasinya sudah dirubah atau tidak standar lagi. Seperti pakai knalpot ngebrong (bising), dan ban kecil harus dikembalikan sesuai SNI,” ungkap kasat lantas

“untuk kendaraan yang terjaring saat kebetulan lewat, akan dipisahkan dan pemiliknya diberikan pembinaan atau teguran,” Kasat Lantas menambahkan. Ag

You may be interested

Pesta Sabu, Dua Remaja Ini Tangkap Polisi Di Kelurahan Tanjung
Headline
shares6 views
Headline
shares6 views

Pesta Sabu, Dua Remaja Ini Tangkap Polisi Di Kelurahan Tanjung

Polres Bima Kota - Nov 23, 2017

[caption id="attachment_43541" align="alignleft" width="280"] AE dan YL bersama barang bukti saat diamankan di Sat Narkoba Polres Bima Kota[/caption] Bima Kota…

Anggota Dit Res Narkoba Polda NTB Mengikuti Giat Binrohtal
Reskrim
shares4 views
Reskrim
shares4 views

Anggota Dit Res Narkoba Polda NTB Mengikuti Giat Binrohtal

DIT NARKOBA - Nov 23, 2017

Mataram - Kegiatan Binrohtal pada hari Kamis (23/11), pukul 07.30 wita, bertempat di Masjid Polda NTB adalah merupakan kegiatan rutin…

Anev Mingguan
Reskrim
shares3 views
Reskrim
shares3 views

Anev Mingguan

DIT NARKOBA - Nov 23, 2017

Mataram - Anev mingguan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB kali ini dilaksanakan pada hari Rabu (22/11), pukul : 09.00 wita,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.