48 Unit Kendaraan Terjaring Dalam Operasi Balap Liar

22 Agustus, 2017
133 Views

Lembar – Sebanyak 48 sepeda motor terjaring dalam kegiatan razia yang digelar oleh Polres Lombok Barat di belakang Kompleks Kantor Bupati Lombok Barat (20/08). Kegiatan melibatkan personel dari Satuan Lalulintas, Satuan Sabhara, dan Polsek Gerung, dengan membagi lokasi razia di empat titik. Ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan maraknya balap liar di belakang kantor Bupati Lombok Barat, dan melibatkan anak-anak remaja dibawah umur. Laporan Masyarakat bukannya tidak pernah ditindaklanjuti Polisi, selama ini Polsek Gerung dan Unit Patroli Polres Lobar rutin malaksanakan patroli di lokasi. Apabila Polisi datang, maka para remaja pelaku balap liar langsung membubarkan diri, sehingga Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan Operasi balap liar langsung di empat titik untuk menjaring para pelaku dan untuk memberikan efek jera.

Dari 48 unit sepeda motor yang terjaring, sebagian besar tidak menggunakan spare parts yang bukan standar SNI dan Konyolnya lagi, Nomor Polisi salah satu kendaraan yang terjaring saat razia dipasang terbalik oleh pemiliknya.

Kabag Ops Polres Lombok Barat Kompol Fauzan Wadi, SH mengatakan bahwa dengan dilaksanakan kegiatan Operasi balap liar ini, dapat memberikan efek jera kepada para pelaku yang sabagaian besar masih dibawah umur.

“dari 48 sepeda motor yang terjaring, tiga unit diantaranya terindikasi dipergunakan balap liar,” ungkap Kabag Ops di lokasi penyimpanan Barang Bukti kepada awak media (21/08).

“kita juga meminta kepada orang tua mereka untuk hadir, sekaligus terlibat langsung memberikan pembinaan kepada mereka,” imbuhnya

Kabag Ops juga menambahkan bahwa, untuk saat ini sanksi yang diberikan kepada pelaku yaitu pembinaan dan juga diberikan sanksi tilang.

Pada kesempatan itu pula, Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu L Pance Warsa mengatakan bahwa, untuk kendaraan yang menggunakan spare parts Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak akan dikeluarkan sebelum diganti sesuai SNI.

“dari sekian kendaraan yang terjaring, spesifikasinya sudah dirubah atau tidak standar lagi. Seperti pakai knalpot ngebrong (bising), dan ban kecil harus dikembalikan sesuai SNI,” ungkap kasat lantas

“untuk kendaraan yang terjaring saat kebetulan lewat, akan dipisahkan dan pemiliknya diberikan pembinaan atau teguran,” Kasat Lantas menambahkan. Ag

You may be interested

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekumpulan Pelajar di Dompu
Reskrim
shares3 views
Reskrim
shares3 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekumpulan Pelajar di Dompu

DIT NARKOBA - Feb 22, 2018

Mataram - Kompol I Nengah Martawan, S.Sos bersama dengan 2 (dua) orang anggotanya atas nama Bripka I Gede Suarsana dan…

Racuni Ayam Milik Warga, Dua Pemuda Digelandang Ke Polsek Kota Selong
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Racuni Ayam Milik Warga, Dua Pemuda Digelandang Ke Polsek Kota Selong

Polres Lotim - Feb 22, 2018

[caption id="attachment_48300" align="alignleft" width="355"] BARANG BUKTI AYAM WARGA YANG MATI AKIBAT DIRACUNI TERSANGKA[/caption] Selong - Kelakuan remaja saat ini terkadang…

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram
Reskrim
shares3 views
Reskrim
shares3 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48285" align="alignnone" width="300"] Binluh Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekolah[/caption] Mataram - Kasubag Min Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda…

Leave a Comment

Your email address will not be published.