48 Unit Kendaraan Terjaring Dalam Operasi Balap Liar

22 Agustus, 2017
53 Views

Lembar – Sebanyak 48 sepeda motor terjaring dalam kegiatan razia yang digelar oleh Polres Lombok Barat di belakang Kompleks Kantor Bupati Lombok Barat (20/08). Kegiatan melibatkan personel dari Satuan Lalulintas, Satuan Sabhara, dan Polsek Gerung, dengan membagi lokasi razia di empat titik. Ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan maraknya balap liar di belakang kantor Bupati Lombok Barat, dan melibatkan anak-anak remaja dibawah umur. Laporan Masyarakat bukannya tidak pernah ditindaklanjuti Polisi, selama ini Polsek Gerung dan Unit Patroli Polres Lobar rutin malaksanakan patroli di lokasi. Apabila Polisi datang, maka para remaja pelaku balap liar langsung membubarkan diri, sehingga Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan Operasi balap liar langsung di empat titik untuk menjaring para pelaku dan untuk memberikan efek jera.

Dari 48 unit sepeda motor yang terjaring, sebagian besar tidak menggunakan spare parts yang bukan standar SNI dan Konyolnya lagi, Nomor Polisi salah satu kendaraan yang terjaring saat razia dipasang terbalik oleh pemiliknya.

Kabag Ops Polres Lombok Barat Kompol Fauzan Wadi, SH mengatakan bahwa dengan dilaksanakan kegiatan Operasi balap liar ini, dapat memberikan efek jera kepada para pelaku yang sabagaian besar masih dibawah umur.

“dari 48 sepeda motor yang terjaring, tiga unit diantaranya terindikasi dipergunakan balap liar,” ungkap Kabag Ops di lokasi penyimpanan Barang Bukti kepada awak media (21/08).

“kita juga meminta kepada orang tua mereka untuk hadir, sekaligus terlibat langsung memberikan pembinaan kepada mereka,” imbuhnya

Kabag Ops juga menambahkan bahwa, untuk saat ini sanksi yang diberikan kepada pelaku yaitu pembinaan dan juga diberikan sanksi tilang.

Pada kesempatan itu pula, Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu L Pance Warsa mengatakan bahwa, untuk kendaraan yang menggunakan spare parts Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak akan dikeluarkan sebelum diganti sesuai SNI.

“dari sekian kendaraan yang terjaring, spesifikasinya sudah dirubah atau tidak standar lagi. Seperti pakai knalpot ngebrong (bising), dan ban kecil harus dikembalikan sesuai SNI,” ungkap kasat lantas

“untuk kendaraan yang terjaring saat kebetulan lewat, akan dipisahkan dan pemiliknya diberikan pembinaan atau teguran,” Kasat Lantas menambahkan. Ag

You may be interested

Meriahkan HUT Polantas Ke-62, Sat Lantas Polres Bima Kota Lakukan Bakti Sosial
Headline
shares3 views
Headline
shares3 views

Meriahkan HUT Polantas Ke-62, Sat Lantas Polres Bima Kota Lakukan Bakti Sosial

Polres Bima Kota - Sep 20, 2017

[caption id="attachment_39741" align="alignleft" width="355"] Kasat Lantas Polres Bima Kota IPTU Doni Wira Setiawan,S.I.K bersama anggota saat akan melaksanakan bersih-bersih[/caption] Bima…

Tekan Angka 3C,Polisi Perketat Patroli
Binkam
shares3 views
Binkam
shares3 views

Tekan Angka 3C,Polisi Perketat Patroli

Polres Kab Sumbawa Barat - Sep 20, 2017

 Tribratanewsntb_taliwang.Meningkatnya kejadian pencurian kendaraan bermotor atau lebih akrab di singkat curanmor di sumbawa barat ,Unit patroli Sat Sabhara Polres Sumbawa…

Polda NTB Siagakan Satgas Bencana Antisipasi Letusan Gunung Agung
Umum
shares6 views
Umum
shares6 views

Polda NTB Siagakan Satgas Bencana Antisipasi Letusan Gunung Agung

adminpolda 2 - Sep 20, 2017

[caption id="attachment_39689" align="alignnone" width="700"] ilustrasi gunung meletus[/caption] Mataram - Antisipasi abu vulkanik akibat letusan Gunung Agung di Bali yang terbawa…

Leave a Comment

Your email address will not be published.