Pemilihan Polisi Teladan, Polda NTB Siapkan Enam Kandidat

Direktur Binmas Polda NTB saat memimpin acara

Mataram – Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/234/II/2017 tanggal 2 Februari 2017 tentang kegiatan pemilihan anggota Polri teladan sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik, Polda NTB telah melakukan “audisi” untuk memilih personil yang akan diberangkatkan ke Mabes Polri mengikuti pemilihan Polisi Teladan.

Enam kandidat siap diberikan amanat untuk mengharumkan nama Polda NTB, bersaing dengan seluruh anggota Polri senusantara, diantaranya, Bripka Sanusi anggota Dit Reskrimum, Bripka Muhadi anggota Dit Polair, Bripka Kadek Anom anggota Polres Lobar, Bripka Kadek Mahendra anggota Polres Loteng, Bripka Nurul Wathani anggota Polres Lotim dan Aiptu Awwalurrahman anggota Polres Dompu.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda NTB Kombes Pol. Benny Basir Warmansyah saat membuka rapat pemilihan polisi teladan di ruang rapat Biro Operasional Polda NTB, Senin (21/8) sekitar pukul 08.30 wita menuturkan, standariasi pemilihan berdasarkan arahan Kapolda NTB yakni sesuai ‘reward and punishment’ yang tertulis dalam riwayat hidup anggota yang menjadi kandidat.

“Sesuai arahan dari Kapolda, bahwa pemilihan ini sudah diatur kriteria penilaiannya, semua petunjuk sudah ada, jadi jangan asal pilih, asal comot, harus yang terbaik dari yang terbaik, karena mereka akan menjadi wakilnya Polda NTB di kancah nasional,” ujarnya kepada tim penilai.

Sebelumnya, Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) telah bersurat ke seluruh Satker dan Polres Jajaran Kepolisian Nusa Tenggara Barat untuk mengirimkan nama anggotanya yang berprestasi, inovatif dan memiliki ketauladanan yang baik selama mengabdikan dirinya menjadi personil Polri.

“Satker dan Polres Jajaran kan telah menunjuk anggotanya, siapa yang pernah mendapat ‘reward’, yang memiliki inovasi terhadap lingkungannya serta yang memberi ketauladanan selama ia berdinas, sehingga dari keenam nama yang sudah dikerucutkan ini kita lengkapi lagi data-datanya sebelum mereka dikirim ke Mabes,” ujar Dir Binmas.

“Sudah dibatasi oleh Kapolri, setiap Polda boleh mengirimkan perwakilan hingga empat dan maksimal enam personil, jika keenam calon tersebut data-datanya telah siap dan kriterianya cocok, kita berangkatkan semua,” pungkasnya. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close