Wakapolda NTB: Kesempatan Sekolah Diakomodir, Namun Tugas Pokok Harus Tetap Dilaksanakan

Wakapolda NTB, Drs. Imam Margono, saat arahan Apel Pagi di Lapangan Apel Mapolda NTB Rabu, (16/7)

Mataram – Disampaikan Wakapolda NTB Drs. Imam Margono saat arahan apel pagi Rabu,(16/8) di Mapolda NTB kepada seluruh anggota Mapolda, bahwa personel yang mengajukan permohonan untuk melanjutkan peningkatan kompentensi melalui pendidikan S1, S2 dan pendidikan formal lainnya secara mandiri, harus tetap melaksanakan tugas utama sebagai anggota Polri dan PNS Polri sesuai dengan ketentuan.

“Pengembangan kemampuan dan peningkatan kompetensi personal Polri dan PNS Polri pada prinsipnya adalah penting, namun prioritas tugas pokok adalah yang paling utama, dan apabila pengembangan kopentensi anggota yang akhirnya mengganggu pelaksanaan tugas pokok agar dipertimbangan kembali” ungkapnya.

 

Wakapolda NTB, Drs. Imam Margono, saat arahan Apel Pagi di Lapangan Apel Mapolda NTB Rabu, (16/7)

Menurutnya, pimpinan sangat mendukung personel yang mengajukan peningkatan pendidikan secara mandiri. Dan apapun yang dilakukan anggota untuk melanjutkan pendidikan tetap harus mengakomodasi tugas pokok Polri sehingga peran Polri dalam melayani masyarakat tidak mengalami kendala.

“Setiap anggota Polri dan PNS Polri akan diberikan kesempatan untuk mengup-grade kempampuan sesuai dengan bidang tugas yang sedang diembannya. Dan pada saat ditugaskan tidak boleh menolak karena berlaku prioritas” ujar Imam.

Ditambahkannya, ada sanksi jika anggota yang bersangkutan tidak melaksanakan tugas pokoknya yang harus diterima sebagai konsekwensinya. “Sebagai pimpinan, saya akan memberikan konsekwensi tegas bila ada anggota yang tetap mangkir  dengan alasan sekolah yang pada akhirnya mengganggu pelayanan pada masyarakat” tutupnya. (mr.jo)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close