Patroli Rutin Dit Sabhara Polda NTB Mencegah Konflik Komunal dan Revolusi Mental

Mataram – Dit Sabhara Polda NTB. Senin (14/08/2017). Konflik komunal adalah terjadinya pergeseran nilai dan disintegrasi norma yang kecenderungan membangkitkan disharmoni (tidak Kesesuaian) sehingga mengarah ke kegiatan dihedritasinya (alih fungsi) kepercayaan kepada identitas komunal. Identitas kelompok, etnisitas bangsa, Identitas sosial budaya, identitas kepercayaan dan simbul-simbul orang tertentu yang menjalankan arah kebijakan yang dianggap flesibelitas sehingga sering menyebabkan retaknya hubungan antar komunal di masyarakat. Dalam tugas memelihara situasi Kamtibmas, Polri mengenal apa yang dinamakan dengan Ambang Gangguan,Police Hazard (PH) atau Potensi Gangguan, dan Gangguan Nyata. Ambang Gangguan (AG) adalah situasi dan kondisi yang dapat menstimulir terjadinya gangguan kamtibmas. PH adalah situasi dan kondisi yang sangat potensial untuk menjadi gangguan kamtibmas dan oleh sebab itu membutuhkan kehadiran polisi. GN adalah gangguan kamtibmas yang telah terjadi baik berupa tindak pidana maupun bencana alam. Untuk mengantisipasi ketiga hal tersebut, polisi juga mempunyai 3 type tugas dan wewenang yaitu tugas Pre-emtif,Preventif dan Represif.

Oleh karenanya, Ton 2 Ki 1 Subdit Dalmas , Dit Sabhara Polda NTB , yang dipimpin langsung oleh BRIPKA IMBING SUSANTO anggota Ton 2 Ki 1 melaksanakan patroli rutin dengan mengunjungi beberapa tempat yang rawan tindak kejahatan dan sekaligus melaksanakan kegiatan preventif di malam hari.

Diawali berpatroli dan menyambangi Kandang Kumpul seputaran Jalan Transmigrasi,Majeluk,Mataram. Anggota patroli berdialogis dengan pemilik kandang kumpul. Anggota patroli memberikan himbauan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap Tindak kejahatan terlebih lagi  menjelang Idul Adha. Tindak kejahatan tidak mengenal waktu untuk melakukan aksinya.

berdialogis dengan pemilik kandang kumpul

Selanjutnya anggota patroli Ton 2 Ki 1 bergeser ke daerah yang sering terjadinya konflik yaitu daerah Taliwang. Anggota patroli berdialogis sekaligus melaksanakan penggelaran pasukan di daerah konflik. Anggota patroli memberikan himbauan agar tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok dan isu yang tidak benar. Mengingat daerah tersebut sering terjadi perang antar kampong. Untuk itu anggota patroli selalu mengingatkan kepada masyarakat selalu menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat,agar tidak terjadinya gesekan di daerah tersebut.

anggota patroli mencegah konflik komunal

Berikutnya anggota patroli memberikan 1 buah sembako Giat Empati Rp.1000 kepada bapak Misnan yang berumur 65 Tahun. Beliau bekerja sebagai pemulung barang bekas. Alamat beliau Punia. Dengan hadirnya anggota patroli dapat meringankan beban beliau.

anggota patroli memberikan 1 buah sembako
rasa terima kasih Bapak Misnan kepada Polri

Semoga dengan hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat dapat mencegah tindak criminal dan mencegah konflik komunal yang ada di Mataram dan sekitarnya. Sehingga terciptanya keharmonisan dalam bermasyarakat. (L)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close