Para Pengedar Mulai Rambah Dunia Maya Untuk Tawarkan Narkoba, Masyarakat Harus Ekstra Protektif

13 Agustus, 2017
28 Views
LT (27) dan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan (11/08)

LT (27) dan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan (11/08)

Praya – tampaknya masyarakat harus ekstra berhati – hati dalam menjaga anak-anak dari bahaya narkoba. Ternyata arus globalisasi juga membuka peluang perkembangan bisnis barang haram ini kepada areal atau zona yang lebih luas. Seorang pengedar yang menjajakan Narkotika jenis shabu melalui situs media sosial terungkap dan berhasil diciduk oleh Tim Opsnal Satuan Narkoba Kepolisian Resor Lombok Tengah (Polres Loteng), Jum’at (11/08) lalu tepat di depan Alfamart Biao, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya.

LT (27) pria asal kelurahan semayan yang berprofesi sebagai pengedar narkotika golongan I bukan tanaman berjenis shabu ini tertangkap ketika menguasai satu poket shabu di saku celananya. Awalnya tim penyidik mengira LT hanya seorang penyalah guna, ternyata pemuda 27 tahun ini mengaku sempat menjadi penyuplai shabu dan menggunakan media sosial Facebook sebagai perantara. Tertangkapnya pelaku membuat petugas kepolisian menyita barang bukti lain berupa 1 unit handphone android yang biasa digunakan untuk bertransaksi, sebuah korek api dan uang sejumlah Rp 550.000 rupiah kemudian diamankan ke Mapolres untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“kami menangkap LT di depan alfamart lengkap dengan shabu, uang tunai lima ratus ribu rupiah dan barang bukti lainnya”terang kepala Satuan Narkoba AKP Muhaemin SH SIK.

Dengan sudah bebas dan maraknyanya gadget dan media sosial di kalangan anak-anak hingga para pemuda. AKP Muhaemin tidak henti-hentinya menghimbau agar peran orang tua dan kerabat dekat lebih dimaksimalkan dengan tetap melakukan proteksi terhadap media sosial yang digunakan. Ditakutkan kecerobohan orang tua dapat membuka peluang bagi para bandar dan para pengedar untuk mencekoki para penerus bangsa dengan bahaya narkoba.

 “diharapkan kepada para orang tua, keluarga atau sanak famili dalam mengawasi secara ketat media sosial yang dikuasai oleh para anak-anak agar tidak ikut – ikutan dalam sepak terjang narkoba. Entah itu sebagai bandar, pengedar atau hanya pengguna sekalipun dampaknya akan sangat besar termasuk masa depan korban, keluarga hingga negara.” himbaunya

Penulis : Rozian

You may be interested

Gesit, TKP Lotim Tapi Pelaku Dapat Diungkap Oleh Tim Opsnal Polres Loteng
Featured
shares1 views
Featured
shares1 views

Gesit, TKP Lotim Tapi Pelaku Dapat Diungkap Oleh Tim Opsnal Polres Loteng

Polres Lombok Tengah - Agu 20, 2017

[caption id="attachment_37325" align="alignleft" width="300"] Pelaku dan Barang bukti yang berhasil diamankan (19/08)[/caption] Praya – Sabtu (19/08). mungkin masih terbawa dengan…

NKRI Harga Mati, Pancasila Tetap di Hati
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

NKRI Harga Mati, Pancasila Tetap di Hati

DIT SABHARA - Agu 20, 2017

Mataram - (19/08) Suasana malam minggu di Kota Mataram selalu ramai dengan aktivitas anak muda dan sejumlah kelompok pemuda yang…

Kapolda NTB Serukan, Tidak Perlu Takut Ancaman Teror, Kita Harus Lawan
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Kapolda NTB Serukan, Tidak Perlu Takut Ancaman Teror, Kita Harus Lawan

adminpolda 2 - Agu 19, 2017

[caption id="attachment_33694" align="alignnone" width="700"] Kapolda NTB Brigadir Jenderal Polisi Drs. firli, M.Si[/caption] Mataram - Diserukan Kapolda NTB Brigadir Jenderal Polisi…

Leave a Comment

Your email address will not be published.