Pembentukan Densus Antikorupsi Ditangguhkan Karena Prioritaskan Kinerja Bhabinkamtibmas

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB. Kombes Pol. Anom Wibowo, Sik.,M.Si.

Mataram – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian rencananya akan membentuk unit baru dalam tubuh Polri yakni Detasemen Khusus Antikorupsi, namun sebelum itu terealisasi, anggaran akan dialih fungsikan untuk memaksimalkan kinerja Bhabinkamtibmas terlebih dahulu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda NTB. Kombes Pol. Anom Wibowo, Sik.,M.Si, dalam kesempatannya memberikan arahan apel pagi tadi menuturkan, popularitas bhabinkamtibmas yang kian melejit menangguhkan niat para petinggi Polri dalam pembentukan tersebut.

“Densus Antikorupsi memang belum dibentuk, anggarannya masih dipergunakan untuk memaksimalkan fungsi Bhabin,” ujar Dir Reskrimsus di hadapan seluruh personil, Kamis (10/8) bertempat di Lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Tentunya hal tersebut akan bermanfaat dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat karena anggaran yang diberikan sangat menunjang kinerja Bhabinkamtibmas.

“Kendati peranan Bhabin di Polda NTB sangat populer, kemampuan mereka harus lebih ditingkatkan lagi, terutama dalam mengemban empat inti fungsi kepolisian yakni sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Kombes Pol. Anom, seorang Bhabinkamtibmas harus menguasai pasal-pasal yang berlaku terutama yang ada kaitannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sangat komplit jika seorang Bhabin dahulunya pernah bertugas sebagai reserse atau penyidik, karena pengetahuan tentang hukum sangat penting untuk melengkapi kualitas kinerja,” jelasnya.

Di tengah masyarakat, seorang Bhabinkamtibmas memiliki strata yang sama dengan level Lurah atau Kepala Desa, hal tersebut juga berlaku dalam penyandingan strata Kapolda dengan Gubernur, Kapolres dengan Walikota atau Bupati dan Kapolsek dengan Camat.

“Seorang Bhabin itu mewakili Kapolri di lingkungan Desa, tentu harus memiliki kapasitas yang tidak boleh diremehkan untuk melengkapi perannya sebagai perangkat masyarakat,” tutur Dir Reskrimsus.

“Maka sebelum terbentuknya Densus Antikorupsi, pimpinan sepakat menggunakan anggaran tersebut untuk fokus membenahi keperluan Bhabinkamtibmas dalam mengoptimalkan kualitasnya sebagai penegak hukum yang mumpuni,” pungkasnya. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close