Anggota Kodim 1620 Loteng Saja Ikut Alur Tes SIM, Yang Lain Masih Berpikir “Sim Salabim”?

Ujian Praktik yang diikuti langsung oleh salah satu Prajurit TNI (08/08)

Praya – Masyarakat yang mengeluh dan mengatakan “malas” mengikuti Tes kepemilikan SIM harusnya malu kepada bapak-bapak berseragam hijau loreng ini. Segenap prajurit TNI AD Komando Distrik Militer (Kodim) 1620 Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan tes kepemilikan SIM yang dieselenggarakan oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Lombok Ten

gah (Sat Lantas Polres Loteng) yang dipimpin langsung oleh AKP Made Hendra Agustina SIK, Selasa (08/08).

Tes yang diselenggarakan oleh tim Sat Lantas di Markas Komando Kodim 1620 Loteng meliputi tes tulis dan tes praktik layaknya tes-tes bagi para pemohon SIM lainnya. Hal ini dilakukan agar tidak adanya perbedaan perlakuan antara para personel Polri / TNI dengan masyarakat.

“ini sebagai bentuk kesetaraan dan tidak ada yang spesial, semua harus melalui prosedur. Tidak ada yang Sim Salabim langsung jadi. Jika lulus ya dapat SIM jika tidak ya silahkan mencoba lagi.” Terang Kasat Lantas.

Dalam kegiatan ini dapat terlihat animo pemohon SIM baru dikalangan TNI AD cukup banyak yaitu sekitar 120 personel tercatat mengikuti tes hingga tuntas.

Secara tidak langsung bentuk keteladanan dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku sangat ingin ditampakkan oleh kedua organisasi yang sama – sama dijuluki “Bapak” oleh masyarakat ini. Dengan begini, tegaknya peraturan diharapkan mendapat respon positif dari masyarakat. Sebab banyak dari oknum masyarakat yang mengatakan pembuatan sim dipersulit dijadikan alasan tidak mematuhi hukum padahal jika ditinjau lagi memang seperti itu prosedurnya.

“TNI/Polri adalah bagian dari pemerintahan sudah sepatutnya memberikan contoh dan edukasi yang baik kepada masyarakat.” Tambahnya.

Penulis : Rozian

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close