Situasi Kondusif, Polda NTB Tetap Waspada Terorisme

31 Juli, 2017
67 Views

Irwasda Polda NTB Kombes Pol Ismail Bafadal saat memberikan arahan apel pagi

Mataram – Serangan teror terhadap personil maupun institusi Polri yang belakangan ini terjadi kini berangsur-angsur tak lagi menjadi perbincangan publik, pasalnya, yang kita lihat di lapangan situasi memang sedang dalam kondisi yang kondusif.

Dikatakan oleh Irwasda Polda NTB Kombes Pol Ismail Bafadal kepada seluruh personilnya saat memberikan arahan apel pagi, Senin (31/7) di Lapangan Gajah Mada Polda NTB bahwa situasi yang tingkat keamanannya sudah mulai membaik ini tidak boleh dianggap sebagai menurunnya ancaman teror, justru kewaspadaan terhadap kelompok garis keras harus semakin ditingkatkan.

“Meningkatnya situasi keamanan yang semakin kondusif sampai hari ini, bukan berarti kita bisa beranggapan bahwa ancaman tersebut sudah usai, justru persiapan kita menghadapi situasi yang tidak terduga, kewaspadaan kita dalam menghadapi serangan yang bisa terjadi sewaktu-waktu harus semakin ditingkatkan,” ujar Kombes Pol Ismail.

Dia beranggapan bahwa kelompok garis keras akan bertambah banyak bermunculan di tanah air, sehingga perlu diantisipasi oleh Polri khususnya Polda NTB.

“Kelompok garis keras akan semakin meningkat, kalau kita pantau dari sejarah, sesungguhnya kelompok garis keras yang mengaku bahwa dirinya islam itu tidak bermazhab atau beraliran islam yang sebenarnya,” tandasnya.

“Info dari Densus 88, ada aliran baru yang berkembang di Indonesia, mereka masuk sekitar tahun 70 an, ini yang perlu kita antisipasi, Polda NTB sesuai dengan tugas pokoknya sebagai pelindung masyarakat akan mengupayakan semaksimal mungkin dalam menangkal radikalisme ini agar tidak masuk ke wilayah hukum kita,” ungkap Irwasda.

Dipantau oleh irwasda, dalam beberapa aksi demo yang sempat terjadi dan bergolak di beberapa daerah di Indonesia, ada beberapa ormas tertentu yang terindikasi memanfaatkan momentum tersebut untuk mendesak pemerintah yang kemudian diketahui ingin mendirikan khilafah.

“Ada kelompok atau ormas yang ingin mendirikan khilafah, yang tidak sesuai dengan pancasila, ini yang kita antisipasi, kita Polri penegak hukum positif di Indonesia, Polri merupakan salah satu unsur pemerintah yang tugas pokok dan fungsinya melindungi Indonesia dan pancasila dari ancaman kelompok garis keras tersebut,” tegasnya. (azi/gin)

You may be interested

Team Opsnal Polres Mataram Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian Mobil
Reskrim
shares5 views
Reskrim
shares5 views

Team Opsnal Polres Mataram Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian Mobil

Polres Mataram - Okt 23, 2017

Mataram - Team Opsnal Reserse Kriminal Polres Mataram berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan roda empat pada hari Jum'at (20/10). Pelaku…

Polsek Gunung Sari Bubarkan Judi Sabung Ayam
Reskrim
shares6 views
Reskrim
shares6 views

Polsek Gunung Sari Bubarkan Judi Sabung Ayam

Polres Mataram - Okt 23, 2017

Mataram - Polsek Gunung Sari beserta jajarannya membubarkan tempat judi sabung ayam yang berada di Dusun Medas Kecamatan Gunung Sari…

Satresnarkoba Polres Bima Kembali Berhasil Tangkap Pengedar Narkoba
Headline
shares3 views
Headline
shares3 views

Satresnarkoba Polres Bima Kembali Berhasil Tangkap Pengedar Narkoba

Polres Bima Kabupaten - Okt 22, 2017

Panda - Minggu (22/10) Satresnarkoba kali ini kembali berhasil menangkap pelaku pengedar narkoba. Pelaku berinisial S (38 thn) ini tertangkap basah…

Leave a Comment

Your email address will not be published.