Terobosan Aplikasi E-Penyidik untuk Mempermudah Masyarakat

30 Juli, 2017
291 Views

Mataram – (26/07) Pukul 08.00 Wita, bertempat di Ballroom Hotel Grand legi berlangsung kegiatan Pembukaan Latihan peningkatan kemampuan unit opsnal dan pelatihan operator input data e-Penyidikan Direktorat Reskrimum dan Sat Reskrim jajaran Polda NTB. Pelatihan E-Penyidik ini berkaitan dengan Program Promoter Kapolri yang kedua, yakni Peningkatan Pelayanan Publik yang lebih mudah bagi masyarakat dan berbasis Teknologi Informasi.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kombes Pol. Drs. Imam Margono Wakapolda NTB dengan dihadiri oleh Karo SDM Polda NTB, para Dir Reskrim, Kabidpropam Polda NTB dan Irbidops Itwasda Polda NTB serta para peserta pelatihan dari personil Ditreskrimum, Ditrskrimsus dan Ditresnarkoba serta Sat reskrim Polres jajaran Polda NTB.

Wakapolda NTB Kombes Pol. Drs. Imam Margono memberikan arahan kepada para peserta Operator E-Penyidik.

Wakapolda NTB dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan tersebut menyampaikan beberapa hal diantaranya yakni Trend perkembangan kejahatan yang meningkat harus diimbangi dengan peningkatan operasional sehari-hari. Masyarakat memberi kepercayaan terahadap Polri untuk melaksanakan tugas tersebut, oleh karena itu Personil dituntut untuk meningkatkan kemampuannya dan selalu mengupgradenya. Dengan adanya Aplikasi Penyidik ini masyarakat menjadi lebih mudah berkomunikasi dengan Kepolisian terutama mengenai penyidikan.

Wakapolda beserta Para Dir Reserse Polda NTB.

Berdasarkan data yang ada, setiap tahun trend kejahatan mengalami peningkatan termasuk didalamnya kejahatan jalanan (street crime), oleh karena itu peran tim operasional pada jajaran Direktorat reserse dan satuan reserse wilayah di polda NTB sangat dibutuhkan dalam hal pengungkapannya.

“Kejahatan jalanan sangat meresahkan masyarakat, karena dialami langsung masyarakat yang menggunakan tempat-tempat publik, seperti kasus penjambretan yang kemungkinan korban terluka karena mempertahankan barangnya. Di beberapa wilayah di NTB khususnya di Mataram, kasus ini sering terjadi dan telah menimbulkan keresahan dalam masayarakat. Beberapa pelaku diantaranya merupakan residivis yang sebelumnya pernah dihukum namun setelah bebas kembali berbuat. Pada kasus-kasus seperti ini sangat perlu diambil tindakan tegas oleh personil dilapangan namun tentunya harus terukur dan sesuai landasan hukumnya.” Tegas Wakapolda NTB (sy)

You may be interested

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB

spripim ntb - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46544" align="alignnone" width="960"] Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, M.Si memotong tali peresmian Gedung Tahti Polda NTB[/caption] Mataram - Pukul…

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging
Umum
shares7 views
Umum
shares7 views

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging

dokes - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46525" align="alignnone" width="853"] Tim foging Biddokkes Pengasapan Selokan Polsek mataram.[/caption] Mataram-untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang dapat mengancam…

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Jan 17, 2018

Lembar - Polres Lombok Barat kembali mengamankan ribuan ekor burung berbagai jenis yang akan dibawa keluar dari pulau Lombok menuju Bali,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.