Operasi Merkuri Gatarin 2017, Tim akan Cek Mulai dari Bandara dan Pelabuhan

29 Juli, 2017
188 Views

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol. Anom Wibowo selaku Kasatgasda Ops Merkuri Gatarin 2017

Mataram – Untuk menekan peredaran merkuri, Polda NTB saat ini sedang melakukan operasi khusus. Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda NTB Kombes Pol. Anom Wibowo selaku Kasatgasda Ops Merkuri Gatarin 2017 mengatakan, pihaknya akan lakukan patroli kewilayah-wilayah tertentu, seperti pintu masuk perbatasan seperti bandara dan pelabuhan, termasuk juga beberapa lokasi yang dicurigai memiliki kecenderungan pemakai bahan kimia berbahaya ini.

“Patroli nantinya diarahkan ke daerah-daerah yang terindikasi pengguna merkuri, seperti pertambangan,”tuturnya kepada peserta Lat Pra Ops Merkuri Gatarin 2017 di hanggar Polda NTB, Kamis (27/7).

Dalam operasi tersebut ada juga satgas yang mengemban tugas bidang penyuluhan. Satgas ini akan mengunjungi daerah yang potensial menggunakan merkuri, misalnya ke toko-toko emas, untuk memberikan sosialisasi mengenai bahaya penggunaan merkuri.

“Maksudnya, ketika dilakukan penyelidikan mereka sudah mendengar, harapannya ketika operasi merkuri ini berjalan, mereka paham dan tau larangan penggunaan merkuri ini,” kata Anom.

Dalam kesempatan yang sama, Anom menceritakan kalau pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap seseorang yang tertangkap di Lombok Timur ketika akan mengirim merkuri ke wilayah bima.

“Rupanya pesanan dari seseorang dari wailayah Bima, berikut, alat tromol untuk memproses emas, karena memang daerah kita banyak yang rusak alamnya, karena tambangnya menggunakan merkuri seperti ini, ini kalau kena disungai terus sapinya minum, sapinya kita makan, itu berbahaya,” paparnya.

Menurutnya, diperlukan steatmen matang dari diri tim masing-masing satgas untuk mencegah masuknya merkuri ke wilayah NTB, karena tak menutup kemungkinan para penyalahguna merkuri ini memiliki koneksi dan alat komunikasi yang baik, sehingga sulit untuk diungkap.

“Karena orang-orang ini tentu memiliki jaringan, apakah dia punya koneksi dengan aparatur ataukah dia memiliki fasilitas, apakah itu transportasi peralatan atau alat komunikasi yang baik sehingga tidak mudah, maka diperlukan kesungguhan kita,”tandasnya. (yos)

You may be interested

Jajaran Polres Mataram Turun Kejalan Amankan Aksi Solidaritas Untuk Palestina
Umum
shares3 views
Umum
shares3 views

Jajaran Polres Mataram Turun Kejalan Amankan Aksi Solidaritas Untuk Palestina

Polres Mataram - Des 17, 2017

Mataram - Sekitar 250 orang yang tergabung dalam aliansi Solidaritas Dunia Islam turun kejalan pada hari ini Minggu (17/12). "Setelah…

Mengenal SM, Residivis Begal Yang Video Penangkapannya Sempat Viral Di Media Sosial
Featured
shares3 views
Featured
shares3 views

Mengenal SM, Residivis Begal Yang Video Penangkapannya Sempat Viral Di Media Sosial

Polres Lombok Tengah - Des 16, 2017

[caption id="attachment_1994" align="alignleft" width="360"] SM dan beberapa barang bukti (14/12)[/caption] Praya – Sabtu (16/12) beberapa hari belakangan ini, warga dunia…

Basah-Basahan, Polisi di Dompu Bantu Masyarakat yang Terkena Banjir
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Basah-Basahan, Polisi di Dompu Bantu Masyarakat yang Terkena Banjir

Polres Dompu - Des 16, 2017

[caption id="attachment_44749" align="alignnone" width="300"] Personil polres dompu saat membantu warga mendorong sepeda motor yang macet[/caption] Dompu - Hujan deras bahkan…

Leave a Comment

Your email address will not be published.