Arahan Wakapolda NTB kepada para Bhabinkamtibmas dalam kegiatan In House Training

Mataram – Selasa (25/7) Pukul 08.00 Wita bertempat di Ballroom Hotel Nutana Mataram, Wakapolda NTB Kombes Pol. Drs. Imam Margono membuka kegiatan In House Training bagi para Bhabinkamtibmas jajaran Polda NTB. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Perwakilan Kepolisian Kerajaan Jepang, Dirbinmas Polda NTB, Kapolres Mataram dan Bhabinkamtibmas jajaran Polda NTB. Acara In House Training ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Bhabinkamtibmas di dalam masyarakat. Agar Bhabinkamtibmas dapat lebih cepat dan tepat dalam menanggapi masalah masyarakat di wilayahnya.


Wakapolda NTB memberikan arahan kepada para peserta In House Training.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolda NTB menyampaikan bahwa kerjasama Polri dengan Kepolisian Jepang dimulai sejak tahun 2002 bertempat di Bekasi dan telah menjadi situs percontohan. Sehingga pada tahun 2012 ditetapkan jadi pilot projet.
“Binmas mempunyai peran luar biasa bagi Polri untuk menyadarkan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas dan kepatuhan hukum. Fungsi early warning bagi pimpinan juga bisa dilakukan oleh para Babinkamtibmas. Selain itu, Binmas mempunyai tugas untuk mengajak dalam hal kebaikan. Sangat mulia tugasnya beda dengan ulama karena perannya lebih aktif tidak sekedar agama saja namun dilini kehidupan masyarakat. Oleh karena itu penugasannya memperhatikan kondisi lingkungannya. Tugasnya membuat FKPM , membangun pranata sosial, membangun kebhinekaan apalagi sekarang banyak tersebar isu sensitif menjelang pilkada yang dimulai sejak pilkada jakarta beberapa waktu yang lalu sehingga diharapkan bhabinkamtibmas paling terdepan menghadapi hal-hal tersebut.” ujar Wakapolda NTB kepada para Bhabinkamtibmas


Wakapolda NTB dengan salah satu peserta In House Training.

Wakapolda berharap para bhabinkamtibmas menerapkan pola – pola yang telah ada untuk mencipta kondisi yang kondusif, Dalam sambang desa harus punya contact person tokoh desa dalam memelihara kamtibmas. Ada 3 pilar dalam memelihara kepercayaan dalam masyarakat, yakni Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Kepala desa. Ketiganya harus bersinergi. Tidak boleh ada perselisihan di antara ketiganya. Setiap kegiatan harus terbangun kemitraan antara ketiganya sehingga timbul rasa aman dan berjalannya aktivitas masyarakat. (sy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close