Dit Sabhara Polda NTB Mengintesifkan Patroli Rutin Dengan Berdialogis Sekaligus Revolusi Mental

28 Juli, 2017
79 Views

Mataram – Dit Sabhara Polda NTB.( Kamis 27/07/ 2017). Kejahatan dari sudut pandang hukum adalah setiap tingkah laku manusia yang melanggar aturan hukum pidana. Suatu perbuatan dianggap bukan kejahatan apabila perbuatan tersebut tidak dilarang di dalam aturan hukum pidana. Masyarakat saling menilai, berkomunikasi dan menjalin interaksi, sehingga tidak jarang menimbulkan konflik atau perikatan. Satu kelompok akan menganggap kelompok lainnya memiliki perilaku yang menyimpang apabila perilaku kelompok lain tersebut tidak sesuai dengan perilaku kelompoknya. Perilaku menyimpang ini seringkali dianggap sebagai perilaku yang jahat. Batasan kejahatan dari sudut pandang masyarakat adalah setiap perbuatan yang melanggar kaidah-kaidah yang hidup di dalam masyarakat. Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Polri adalah alat penegak hukum yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. . Kegiatan patroli adalah kegiatan sehari-hari bagi anggota Polri yang berdinas di Dit Sabhara termasuk anggota Dalmas Polda NTB yang merupakan ’’The Police Backbone’’, kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat sangatlah diperlukan terlebih hadirnya mobil patroli dan lampu rotator berwarna biru yang menyala akan berdampak pada Kamtibmas di wilayahnya. Masyarakat akan merasa aman dan ruang gerak para pelaku kejahatan juga akan semakin dibatasi karena kehadiran patroli tersebut. Kegiatan Patroli tersebut sering juga diisi dengan patroli Dialogis dengan warga masyarakat yang dijumpai, hal ini selain ingin menujukan sikap humanis seorang anggota Polri namun juga di maksud untuk mendapatkan informasi dari masyarakat tentang kerawanan-kerawanan yang timbul di daerahnya.

Untuk menanggapi hal diatas, Patroli Dit Sabhara Polda NTB Subdit Dalmas Ton 2 Ki 1 melaksanakan patroli rutin yang dipimpin oleh Bripka Imbing Susanto. Diawali dengan berpatroli menuju Masjid Raya. Anggota patroli berdialogis dengan Jemaat Masjid yang sedang beristirahat untuk melanjutkan Iktiqaf di Masjid Raya. Anggota patroli memberikan himbauan agar tidak terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang menyimpang dan tidak terpengaruh oleh paham-paham radikalisme. Berikutnya anggota patroli sekaligus memberikan penjelasan dan memberikan pemahaman mengenai Perpu No 2 Tahun 2017  ditegaskan, bahwa Organisasi Kemasyarakatan yang selanjutnya disebut Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

anggota patroli memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Perpu No 2 Tahun 2017

Selanjutnya anggota patroli bergeser anggota patroli menuju ke Mini Market 24 Jam di daerah Benkel. Anggota patroli berdialogis dengan pegawai mini market. Sekaligus anggota patroli berdialogis dengan pegawai mini market . Anggota patroli memberikan saran agar selalu mengaktifkan CCTV yang ada di Mini Market tersebut. Mengingat mini market tersebut Buka 24 jam. Dengan mengaktifkan CCTV dapat mencegah dan mengantisipasi tindak kejahatan dimalam hari.

menghimbau agar mengaktifkan CCTV agar mempersempit ruang gerak Tindak kejahatan

Selanjutnya anggota patroli bergeser menuju kandang kumpul Sandik,Gunung Sari. Anggota patroli berdialogis dengan penjaga kandang Kumpul. Anggota memberikan himbauan agar selalu meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari tindakan kejahatan dimalam hari,terlebih lagi pencurian hewan ternak. Karna para pelaku tindak kejahatan tidak segan untuk mengambil hewan ternak menggunakan kekerasan dan membawa senjata tajam terlebih lagi menjelang Idul Adha.

memberikan himbauan agar selalu waspada terhadap pencurian hewan ternak

Dengan mengakhiri patroli,anggota patroli Ton 2 KI 1 melaksanakan giat Empati Rp1000. Diawali memberikan sembako kepada Ibu Eyam yang berumur 80 Tahun yang bekerja sebagai pemulung. Sembako selanjutnya diberikan kepada Ibu Sumiatin yang bekerja sebagai pemulung dan berumur 84 Tahun.

memberikan sembako kepada Ibu Eyam

memberikan sembako kepada Ibu Sumiatin

 

Semoga dengan hadirnya Polri di tengah tengah masyarakat dapat memberikan pemahaman dan memberikan kenyamanan sehingga terciptanya keharmonisan diantara sesame golongan atau kelompok.(L)

 

 

 

 

You may be interested

Jajaran Polres Mataram Turun Kejalan Amankan Aksi Solidaritas Untuk Palestina
Umum
shares3 views
Umum
shares3 views

Jajaran Polres Mataram Turun Kejalan Amankan Aksi Solidaritas Untuk Palestina

Polres Mataram - Des 17, 2017

Mataram - Sekitar 250 orang yang tergabung dalam aliansi Solidaritas Dunia Islam turun kejalan pada hari ini Minggu (17/12). "Setelah…

Mengenal SM, Residivis Begal Yang Video Penangkapannya Sempat Viral Di Media Sosial
Featured
shares3 views
Featured
shares3 views

Mengenal SM, Residivis Begal Yang Video Penangkapannya Sempat Viral Di Media Sosial

Polres Lombok Tengah - Des 16, 2017

[caption id="attachment_1994" align="alignleft" width="360"] SM dan beberapa barang bukti (14/12)[/caption] Praya – Sabtu (16/12) beberapa hari belakangan ini, warga dunia…

Basah-Basahan, Polisi di Dompu Bantu Masyarakat yang Terkena Banjir
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Basah-Basahan, Polisi di Dompu Bantu Masyarakat yang Terkena Banjir

Polres Dompu - Des 16, 2017

[caption id="attachment_44749" align="alignnone" width="300"] Personil polres dompu saat membantu warga mendorong sepeda motor yang macet[/caption] Dompu - Hujan deras bahkan…

Leave a Comment

Your email address will not be published.