Putus Mata Rantai Peredaran Merkuri, Polda NTB Gelar Operasi Khusus

lat pra ops operasi merkuri gatarin 2017

Mataram – Memutus mata rantai penggunaan zat kimia berbahaya jenis merkuri di NTB, Polda NTB hari ini, Kamis (27/7) menggelar operasi khusus, dengan nama sandi Operasi Merkuri Gatarin 2017.

Diungkapkan  Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Dewa Putu Maningkajaya selaku Kepala Perencanaan Pengendalian dan Pelatiahan (Karendal Lat) dan Kepala Perencanaan Pengendalian dan Operasional (Karendal Ops) Merkuri Gatarin 2017, Wilayah NTB termasuk daerah yang rentan terhadap peredaran zat kimia jenis merkuri ini, pasalnya, permintaan untuk penggunaan tambang ilegal cukup besar.

“Situasi gambaran yang saya dapatkan, lombok ini banyak sektor pertambangan dan kita ini (wilayah NTB) masuk di posisi empat besar pengguna merkuri ilegal se indonesia,” ungkap Kombes Pol. Dewa Putu Maningkajaya, saat Lat Pra Ops di Hanggar Polda NTB.

Ditambahkan, Operasi Merkuri Gatarin 2017 ini dilaksanakan hingga enam bulan kedepan, dimulai dari bulan Juli 2017 hingga Desember 2017. Sasarannya para penyalur termasuk pengguna merkuri secara ilegal di NTB, sehingga di tahun 2018 nanti, NTB bebas dari peredaran dan penggunaan zat kimia jenis merkuri.

“Cara bertindaknya, kita menangkap dan menindak serta menimbulan efek jera, untuk menangkal dan mengurangi dampak negatif penggunan merkuri, ya tujuannya untuk NTB yang bebas merkuri 2018 secara ilegal,” tambah.

Untuk diketahui merkuri merupakan cairan logam perak atau disebut air raksa (Hydrargyrum). Logam ini adalah satu-satunya logam pada suhu kamar (25°C) berwujud cair. Namun, bagaimana dengan bahayanya? menurut penelitian WHO tahun 1976, merkuri dan turunannya disebut sebagai bahan pencemar paling berbahaya. Semua senyawa Hg bersifat toksik untuk makhluk hidup, bila memakan makhluk hidup dalam jumlah yang cukup dan dalam waktu yang lama. Senyawa Hg akan tersimpan dan terakumulasi secara permanen di dalam tubuh, yaitu terjadi inhibisi enzym dan kerusakan sel sehingga kerusakan tubuh dapat terjadi secara permanen. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close