Tidak Miliki Ijin Berlayar, Kapal KMN Karunia Asal Sulawesi Selatan Disita Polda NTB

kapal ikan tanpa ijin berlayar yang diamankan Ditpolair Polda NTB

Mataram – Direktorat Polisi Perairan Polda NTB berhasil mengamankan satu unit Kapal pencari ikan dengan seri KMN Karunia asal Sulawesi Selatan, Kamis (20/7) karena tidak memiliki surat persetujuan berlayar (SPB) saat melintas di kawasan perairan Kabupaten Lombok Utara.

Kepala Satuan Patroli Daerah (Kasatrolda) Ditpolair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kapal yang dikemudikan pria berinisial MS (39) itu dengan terpaksa diamankan karena tidak memiliki izin berlayar.

“Kapalnya kami amankan karena berlayar tanpa memiliki surat persetujuan berlayar (SPB) yang dikeluarkan syahbandar,” ungkap Dewa Wijaya.

Ia menambahkan bahwa kapal berkapasitas 19 GT (Gross Tonage) itu diamankan oleh tim Ditpolair Polda NTB yang bertugas menggunakan Kapal Polisi XXI-1004. Kapal yang hendak berlayar menuju Sinjai, Sulawesi Selatan, itu diketahui mengangkut 100 balok es dari Kedonganan, Kabupaten Badung Bali

Saat di periksa oleh polisi, MS seorang nahkoda kapal mengakui bahwa kegiatan mencari ikan biasanya dilakukan di sekitar perairan Lombok dan Bali.

“Selama kurun waktu tiga bulan lamanya mencari ikan di perairan NTB dan Bali, MS mengaku tidak pernah membawa SPB yang dikeluarkan pihak syahbandar. Bahkan dia sebelumnya pernah ke Balikpapan, tidak juga ada izin berlayar di sana. Katanya bosnya di sana tidak pernah mengurus, dia (MS) tahu aturan SPB, tapi tetap saja berlayar,” paparnya.

Untuk saat ini, pelaku dan barang bukti diamankan di Markas Komando Ditpolair Polda NTB, Lembar, Kabupaten Lombok Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 98 Juncto Pasal 42 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. (yos/cle)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close