Selesaikan Permasalahan Dengan Jalan Damai, Ini Bentuk Soliditas Polri dan TNI di NTB

21 Juli, 2017
139 Views

Wakapolda NTB Kombes Pol Drs Imam Margono (tengah) DanbrigInf Kupang Kolonel Infantri Andre Saputro (kanan) didampingi Danrem 162/WB Kolonel Infantri Farid Makruf, M.A. (kiri) mengadakan konfrensi pers di Lobi Polda NTB.

Mataram – Pihak TNI dan Polri mengadakan pertemuan untuk selesaikan permasalahan yang terjadi akibat pemukulan Bripka Dody Iskandar, anggota Satuan Lantas Polsek Ampenan yang sedang mengatur lalu lintas, Rabu (19/7) kemarin oleh Pratu Dedy Gustaman, anggota Kompi Senapan D (BETUN) Yonif 744/SYB Kupang yang sedang cuti di Mataram.

Wakapolda NTB Kombes Pol Drs Imam Margono bersama DanbrigInf Kupang Kolonel Infantri Andre Saputro didampingi Danrem 162/WB Kolonel Infantri Farid Makruf, M.A. usai mengadakan konfrensi pers di Loby Mapolda NTB pagi tadi, Kamis (20/7) dalam rangka menjaga soliditas TNI dan Polri di NTB.

“Polda NTB sangat menghargai kedatangan dari Danbriginf Kolonel Andre datang kesini meminta maaf, kemudian juga melaporkan bahwa yang bersangkutan prajuritnya sekarang sedang ditangani POM,” ujar Wakapolda.

Dalam kesempatan yang sama DanbrigInf Kupang Kolonel Inf. Andre Saputro menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukan anggotanya yang diakuinya melakukan pelanggaran.

“Hari ini kami bersilaturahmi memohon maaf keikhlasan dan kerelaan pimpinan Polda maupun Korem atas kenakalan prajurit, Insya Allah sore ini saya akan bawa prajurit saya ke BrigInf dan saya berjanji dalam waktu singkat akan saya jatuhi hukuman sesuai norma dan aturan yang ada di satuan kami,” ungkap Kolonel Inf. Andre Saputro.

Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel Infantri Farid Makruf, M.A. yang juga hadir mengaku menyesali kejadian pemukulan tersebut, dirinya menilai, tindakan itu mengganggu soliditas yang telah terjalin antara TNI dan Polri di wilayah NTB.

“Saya menyesalkan ada anggota TNI yang berbuat sewenang – wenang kepada personil Polri yang sedang bertugas, saya berharap itu tidak terjadi lagi,” kata Kolonel Infantri Farid Makruf, M.A.

Danrem 162/WB menambahkan, bahwa dirinya akan memerintahkan Dandim dan Danramil agar siapapun anggota TNI yang melaksanakan cuti ke wilayahnya harus meminta izin terlebih dahulu.

“Siapapun anggota TNI yang cuti ke wilayah saya, harus ijin dulu kepada Danramil, Dandim dan mengatakan bahwa jangan membuat ulah macam – macam di wilayah ini, karena TNI dan Polri disini sangat akrab dan kondusif,” tegas Danrem 162 Wira Bhakti.

Pada akhirnya kedua belah pihak yang telah membuktikan soliditas yang baik antara TNI dan Polri di wilayah NTB menegaskan bahwa bila ada pemberitaan yang tidak jelas di media online maupun media sosial agar tidak dikembangkan karena sudah dianggap selesai pada hari ini. [hoff]

You may be interested

Bentrok, TNI dan Polri Tidak Luput Dari Serangan Saat Mengamankan
Umum
shares2 views
Umum
shares2 views

Bentrok, TNI dan Polri Tidak Luput Dari Serangan Saat Mengamankan

Polres Mataram - Jan 22, 2018

Mataram - Kedua Lingkungan yang kembali memanas yakni Monjok Culik dan Taliwang pada hari Minggu (21/1) yang lalu mengakibatkan banyak…

Opsnal Polsek Narmada Amankan Dua Remaja SMK
Reskrim
shares5 views
Reskrim
shares5 views

Opsnal Polsek Narmada Amankan Dua Remaja SMK

Polres Mataram - Jan 22, 2018

Mataram - Team Opsnal Unit Reserse Kriminal Polsek Narmada berhasil meringkus dua pemuda yang hendak melakukan transaksi jual beli motor…

Polda NTB dan Korem 162 Wira Bhakti Teken Nota Kesepahaman Pengamanan Pilkada
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Polda NTB dan Korem 162 Wira Bhakti Teken Nota Kesepahaman Pengamanan Pilkada

biro ops polda ntb - Jan 22, 2018

Mataram - Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Firli, M.Si, dan Komandan Korem 162 Wira Bhakti Kol Inf H Farid Makruf,M.A secara…

Leave a Comment

Your email address will not be published.