Bermula Dari Tak Ada Ongkos Taksi, AH Ditahan Karena Punya Barang Mirip Shabu Oleh Polisi

AH dan Barang Bukti Berupa 6 Klip Shabu (15/07)

Praya – Sabtu (15/07) sekitar pukul 02.00 Wita Kepolisian Sektor Praya Barat (Polsek Prabar) dikagetkan oleh seorang supir taxi yang hendak melaporkan penumpangnya karena tidak bisa bayar ongkos. Namun siapa yang mengira, Terlapor malah langsung ditahan dan diberikan predikat pelaku oleh pihak Polsek. Hanya saja alasan penahanannya adalah kasus berbeda dan merupakan hal yang sama sekali tak diduga oleh Supir Taksi bahkan anggota polisi sendiri.

Ternyata Sebanyak 6 poket plastik klip transparan berisi kristal bening yang diduga sebagai Narkotika Golongan 1 Shabu-shabu ditemukan di saku kiri dan kanan Si penumpang yang belakangan ini diketahui bernama AH (32).

Hal ini berawal dari gelagat aneh AH dengan beraksi pura – pura muntah dan dari mulut kuat tercium bau alkohol yang memancing kecurigaan para petugas piket sehingga dilakukan penggeledahan badan.

“semula kami hanya berniat untuk memediasi saja karena hal sepele, namun karena gelagat si penumpang yang aneh jadi kami mulai curiga kemudian menggeledah badannya. Sampai akhirnya sebanyak 6 poket kristal bening yang diduga Shabu tersemat disaku celana” Ujar Kapolsek Prabar AKP  Gede Ariadana.

AH sempat menolak untuk diperiksa dan berdalih bahwa barang yang dibawanya adalah Tawas, keterangan itu terbantahkan ketika ditemukan tutup botol berlubang berpipet merah dan dua buah korek gas tak bertutup layaknya satu set peralatan lengkap yang biasa dipakai oleh pecandu Shabu di dalam tas yang dibawanya.

Sekarang, kasus yang mengandung unsur kebetulan ini sedang ditangani oleh Satuan Narkoba Kepolisian Resor Lombok Tengah untuk ditindaklanjuti.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman SH SIK MH Melalui Kasat Narkoba AKP Muhaemin SH SIK mengatakan “kami sudah menerima berkas kasus ini dari rekan Polsek Praya Barat, pertama-tama kami akan meneliti kandungan barang yang dibawa oleh pelaku, jika terbukti mengandung narkoba maka akan kami jerat dengan pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a Undang Undang No.35 tentang Narkotika”

Penulis : Rozian

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close