Polsek Jerowaru Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan

 

GAMBAR ILUSTRASI PENANGKAPAN TERDUGA

Jerowaru – Atas kejadian tindak pidana pencurian dengan Pemberatan (curat) yang terjadi di Jerowaru hingga mengakibatkan tewasnya pemilik rumah, Amaq Jon, warga Dusun Telone Desa Sekaroh, pada Selasa (30/5) dini hari, Aparat Kepolisian dari Polsek Jerowaru bergerak cepat untuk memburu para pelaku yang diduga berjumlah puluhan orang.

Dengan kesigapan dan dari pendalaman keterangan sejumlah saksi, termasuk dari isteri korban, polisi akhirnya berhasil mengamankan 1 orang yang diduga menjadi bagian dari komplotan pelaku curas yang sempat menuai kecaman keras dari masyarakat luas karena dinilai sadis.

Kapolres Lombok Timur AKBP Wingky Adhityo Kusumo S.I.K.,MH melalui Kasubbag Humas Polres Lombok Timur, IPTU I Made Tista yang dikonfirmasi  pada Rabu (31/5) di Selong, usaha keras aparat kepolisian untuk mengungkap dan menangkap para pelaku curas yang menewaskan 1 orang warga di Jerowaru tersebut telah menemui titik terang dengan berhasil diamankannya salah seorang yang diduga ikut terlibat dalam aksi pencurian berdarah tersebut.

Adapun, terduga pelaku yang saat ini sudah diamankan aparat dari Polsek Jerowaru itu bernama Bokah, warga Tanak Beak Dusun Jelok Buso Desa Pemongkong. Diamankannya Bokah karena adanya keterangan saksi isteri korban, Wati alias Inaq Jon yang mengatakan bahwa dirinya sempat mengenali salah seorang pelaku yang pada saat kejadian telah merampas perhiasan yang sedang digunakan.

Kepada polisi, Wati mengatakan bahwa pelaku yang melucuti perhiasan yang digunakan itu menggunakan kaos oblong warna putih dan menggunakan senter kepala. Berdasarkan keterangan saksi, polisi lalu mengamankan salah seorang yang diduga sebagai pelaku sebagaimana yang disebutkan ciri-cirinya tersebut dan setelah dicocokkan dengan kondisi pada saat kejadian, Bokah yang disuruh menggunakan kaos oblong dan membawa senter lalu direkam yang mana video hasil rekaman itu ditunjukkan ke hadapan saksi. Setelah melihat hasil rekaman tersebut, saksi meyakini bahwa orang yang berada dalam video itu adalah pelaku yang juga pada malam kejadian hendak memperkosanya. Namun, karena dilarang teman-temannya, niat kejinya itu tidak jadi dilakukan.

Selain terus berusaha mengejar para pelaku, polisi tetap mengamankan Bokah untuk sementara di Polsek Jerowaru guna pendalaman kasus yang terjadi Selasa dini hari kemarin.(yief)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close