Polres Dompu Perketat Patroli Antisipasi Petasan dan Tawuran dibulan Ramadhan

Kegiatan Razia petasan oleh petugas Kepolisian

Dompu – Marhaban ya Ramadhan, Bulan Suci Ramadhan sudah memasuki hari ketiga,  Mengawali bulan suci puasa tersebut, terutama usai sahur dan salat Subuh banyak Masyarakat Dompu khususnya para remaja biasanya bergerombol bercanda ria di tempat yang menjadi favorite mereka

Tak jarang diantara warga terutama kelompok remaja di tempat kerumunan meledakkan petasan dan saling ejek yang pada akhirnya menimbulkan salah paham, Berangkat dari persoalan sepele seperti itu kadang membuat tawuran pun pecah,

Menindak lanjuti kejadian tersebut Kapolres Dompu AKBP Jon Wesly Arianto, SIK melalui Kabag Ops Polres Dompu Kompol Yanis, SIK, MH memerintahkan seluruh jajaranya untuk memperketat patroli mengantisipasi aksi tawuran dan membunyikan petasan yang dapat menggangu kekhusukan masyarakat yang sedang melakukan ibadah

Berkaca dari tahun lalu tawuran antar remaja di bulan puasa seakan sudah menjadi kebiasaan di Kota Dompu dan sekitarnya, Di beberapa lokasi rawan tawuran seperti di jalan Soekarno Hatta tepatnya didepan DPRD Kabupaten Dompu, setiap Ramadhan memang kerap terjadi perselisihan antar remaja, waktu terjadinya tawuran biasanya saat sahur atau setelah salat Subuh

Kabag Ops Polres Dompu Kompol Muhamad Yanis, SIK, MH saat memberikan tanggapan terkait tawuran dan petasan

Membunyikan petasan saat sholat subuh dan tawuran usai sholat subuh salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Kota Dompu pada bulan Ramadhan, Kabag Ops Polres Dompu mengatakan “Mereka yang terlibat tawuran dan membunyikan petasan kebanyakan usia remaja, Oleh karena itu, persoalan ini harus segera diantisipasi semua pihak agar jangan sampai terjadi kembali seperti tahun-tahun yang lalu

Mengantisipasi tawuran antar warga, sejauh ini Polres Dompu sudah sering menggelar razia terhadap Petasan maupun Sajam, Polisi juga menyisir petasan yang sudah mulai beredar di pasaran Dompu dan Sekitarnya, “Sisirlah petasan jangan hanya di hilir saja, tetapi di hulu, tidak jarang bermula dari saling lempar petasan kadang tawuran bisa terjadi” tutup mantan Kapolsek Senggigi tersebut. (rd38)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close