Jelang Datangnya Bulan Suci Ramadhan Polsek Kota Lakukan Razia Kos – kosan

 

Operasi Gabungan Di Salah Satu Kos-kosan yang Berada Di Wilayah Kota Selong

Selong –   Prostitusi adalah suatu penyakit masyarakat yang mungkin sama tuanya dengan keberadaannya dengan kehidupan manusia. Kalimat prostitusi ini juga hampir sehari-hari kita lihat dan ketahui baik dari media cetak dan elektronik yang ada. Dalam menekan dan mencegah guna menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan Tahun ini  khususnya yang ada di wilayah hukum Polsek Kota.

Jajaran Polsek KotaSelong bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Timur melaksanakan razia atau penertiban terhadap kos-kosan yang berada di lingkungan Pancor Sanggeng, Lendang Bedurik Kelurahan Sekarteja Lotim.

Sebelum dilaksanakannya kegiatan operasi dimaksud Satuan Pol PP Kab. Lotim yang dikomandoi oleh Kasatnya ( Lalu Zaenal Abidin, S. Sos ) mendatangi Mapolsekta Selong selanjutnya bergabung yang diawali dengan pemaparan situasi dan posisi target dilanjutkan dengan apel kesiapan anggota yang dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsekta Selong Aiptu Lalu Masoan, SH.

Petugas Gabungan Mendobrak Salah Satu Kamar Kost Yang Tidak Mau Dibuka Penghuninya

Setelah pelaksanaan apel kesiapan tersebut, sekira Pukul 23.00 Wita Pasukan gabungan Polsekta Selong dan Sat Pol PP Kab. Lotim bergerak menuju sasaran yaitu kos-kosan yang selama ini banyak dilaporkan warga akan kejadian kehilangan maupun yang dicurigai sering dijadikan ajang pesta miras atau kegiatan kriminalitas lainnya, karena kos-kosan tersebut rata-rata tidak memiliki pemilik atau Ibu kost yang sewaktu-waktu dapat memantau aktifitas para penghuni kost tersebut.

Dari Lima lokasi kos-kosan tersebut tidak ditemukan adanya kegiatan-kegiatan negative sebagaimana yang dikhawatirkan warga, namun ada beberapa orang yang diingatkan untuk menelengkapi kelengkapan administrasinya dalam hal ini kartu tanda penduduk ( KTP ) karena itu merupakan identitas yang sangat penting dalam sehari-hari.

Sekira Pukul 24.30 Wita Tim bergerak menuju salah satu Kost-kostan yang berada di lingkungan Rakam, dan hal berbeda ditemukan di sana. Para penghuni kost tidak mau membuka pintunya bahkan para petugas yang datang untuk melakukan operasipun harus melompati pintub gerbang kost tersebut untuk dapat memasukinya.

Setelah beberapa waktu tidak mau digubris oleh para penghuni kost akhirnya petugas gabungan mengancam akan mendobrak pintu-pintu kost tersebut, akhirnya tiba-tiba pintu salah satu  kamar kost terbuka dan bersamaan dengan itu seorang perempuan berlari ke kamar lainnya. Setelah dilakukan introgasi dan penggeledahan pada kamar kost tersebut ternyata dua orang laki-laki dan seorang perempuan ini mengakui bahwa mereka bertiga dalam satu kamar tersebut baru selesai melakukan pesta Miras dengan jenis Bir akunya kepada petugas. Selanjutnya ketiga warga tersebut digelandang ke kantor Sat Pol PP Kab. Lombok Timur.

Salah seorang warga sekitar kost-kosan tersebut mendengar kegaduhan di depan rumahnya keluar dan ternyata itu adalah suara dari para petugas yang melakukan operasi. Menurut warga tersebut (Azmi) bahwa tempat itu sering digunakan sebagai tempat pesta Miras bahkan sering sekali dia menemukan botol sisa dari pesta miras tersebut di buang didepan pintu gerbang saya, ungkapnya. (Ony~21)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close