Dua Terduga Teroris Tewas, Polisi Terbangkan Rombongan Warga Dari Bima ke Palu

ilustrasi

Mataram – Hasil identiikasi awal pihak kepolisian terhadap dua terduga teroris pasca kontak tembak antara petugas dengan otk di Poso senin (15/5) kemarin, keduanya diduga memiliki kemiripan dengan terduga teroris BR dan AS, yang diduga teridentifikasi mempunyai sanak keluarga di Bima NTB.

Kepada media tribratanews.ntb.polri.go.id Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra. Tri Budi Pangastuti, M.M menuturkan, untuk mengetahui kepastian keluarga kedua teroris yang tertembak, pihaknya menerbangkan rombongan yang teridikasi keluarga berdomisili di Bima NTB.

“Sekitar pukul 11.00 wita jumat kemarin tiga warga Bima diberangkatkan dari Bandara Sultan Salahuddin Bima tujuan Palu  transit Bandara Sultan Hasanuddin Makasar,” tutur Kabid Humas Polda NTB, Sabtu, (20/5) di ruang kerjanya.

Dijelaskan Tri Budi, ketiga terduga keluarga teroris asal Bima yang masing-masing berinsial HR, KA dan HD diterbangkan ke Palu, khusus untuk mengambil sampel DNAnya.

“Ketiganya kami undang ke Palu dalam rangka memastikan kecocokan DNA terhadap kedua terduga teroris,” pungkasnya.

Prosedur pengawalan dilakukan kepolisian, dalam hal ini dari densus 88 akan menjemput warga bima yang tiba di Palu, selain ada pengawalan dari Polres Bima sendiri.

“Selama keberangkatan hingga kepulangannya nanti didampingi  oleh 1 anggota dari Polres Bima Kota,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya telah terjadi kontak tembak antara Tim Satgas Tinombala (dari kesatuan Yonif 154 Rider dan Kopasus) dengan otk (ortang tak dikenal) berjumlah sekitar 8 orang dan diduga kelompok MIT, senin (15/5) kemarin. Dari kontak tembak tersebut 2 otk tewas dan diperoleh barang bukti berupa 1 pucuk senpi jenis SS-1 serta 1 pucuk senapan angin. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close