Seorang Residivis Kembali Digelandang Satuan Reserse Narkoba Polres Lotim

 

BARANG BUKTI YANG BERHASIL DIAMANKAN SATUAN NARKOBA POLRES LOTIM

Selong – Mendekam di balik jeruji besi lembaga pemasyarakatan selama bertahun-tahun, tak membuat seorang residivis berinisial MSR alias AN (41 tahun) jera untuk berkutat dalam kehidupan yang berhubungan dengan narkoba. Tak ayal lagi, meski belum lama menikmati masa kebebasannya, warga Kecamatan Masbagik ini harus kembali digelandang ke sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan kepemilikan narkoba yang dimilikinya.

Nasib naas yang menimpa MSR terjadi pada Kamis (18/5) pagi hari, sekitar pukul 04.00 WITA, di saat yang bersangkutan sedang tidur dengan pulasnya karena baru saja selesai menikmati shabu, Tim Sat Res narkoba yang dibantu Tim Elite Sabhara Polres Lombok Timur melakukan penggerebekan dan langsung melakukan penggeledahan.

MSR yang terkejut dengan kedatangan aparat kepolisian tak dapat berbuat apa-apa. Sebab, saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan narkoba jenis shabu yang berserakan di samping tempat tidurnya. Akibatnya, tanpa perlawanan, MSR langsung digelandang ke Mapolres Lombok Timur.

Adapun barang bukti yang berhasil disita aparat kepolisian berupa narkoba jenis shabu yang terbungkus klip plastik seberat 2,31 gram, 1 buah skop plastik, 1 bungkus klip plastik, tas berwarna hitam, 2 bungkus rokok, 5 buah korek api tanpa kepala dan uang senilai Rp. 1.294.000,- yang diduga sebagai uang hasil penjualan.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Res Narkoba, AKP Prayit Hariyanto mengatakan bahwa pelaku adalah seorang residivis yang baru saja menikmati kebebasannya setelah terkungkung dalam waktu yang cukup lama di lembaga pemasyarakatan. Pengalaman pahitnya itu, tidak dijadikannya pelajaran untuk tidak kembali menggeluti bisnis narkoba yang membuatnya harus kembali ke sel tahanan.

Saat ini, MSR diamankan di Polres Lombok Timur untuk pemeriksaan dan pengembangan kasus lebih lanjut. Pelaku dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.(yief).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close