Melalui Revolusi Mental, Polri Menjalin Silahturahmi dengan Masyarakat Guna Meningkatkan Kamtibmas

 

patroli malam berdialogis dengan masyarakat di wilayah Ampenan -Mataram

Mataram – pada hari ini (15/05/2017) Dalmas Polda NTB Ton 1 Ki 2 di bawah kendali Bripka I Komang Wahyu seperti biasa melaksanakan giat rutin yaitu Patroli malam guna mengantisipasi dan mencegah tindak kriminal serta mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

Sabhara sebagai pengemban tugas preventif (pencegahan) ,Dalmas Polda NTB melakukan Patroli dialogis di wilayah Ampenan Mataram dengan masyarakat yang sedang berkumpul ,memberikan pesan kamtibmas, menghimbau agar senantiasa ikut serta berpatisipasi bersama-sama menjaga dan menciptakan keamanan ,serta mengingatkan kepada masyarakat supaya tidak melakukan aksi premanisme yang mengarah ke tindak kriminal.

 

Dalmas Polda berdialogis dengan masyarakat di Babakan Cakranegara ,guna mencegah kaum radikal dan anti pancasila

selanjutnya sebagai perwujudan Qwick Wins No 1 yakni penertiban kaum radikal dan anti pancasila ,Dalmas Polda berdialogis dengan masyarakat,menampilkan sosok polisi yang humanis dengan masyarakat ,mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh akan isu hoax ,dialogis dan himbauan seperti ini terus menerus kami lakukan untuk upaya pencegahan dan guna menambah (public trust) kepercayaan masyarakat akan tugas Polri.

 

pemberian empati yang merupakan wujud revolusi mental di Ampenan Mataram

selanjutnya hari semakin larut malam,kami membawa 2 paket empati yang akan diberikan  kepada masyarakat yang membutuhkan ,setelah berkeliling di seputaran Mataram,kami memasuki Ampenan ,blusukan ke rumah-rumah warga menanyakan di tempat tersebut orang yang kiranya memerlukan uluran tangan. Paket empati yang pertama kami berikan kepada Papuk Nursiah (76 tahun) pekerjaan serabutan “terimakasih banyak nak ,tengah malam begini masih ada orang yang berbuat baik ,terimakasih banyak rezekinya,alhamdulilah tiang sangat bersyukur walaupun tiang sedikit kaget tengah malam di cari polisi ternyata mau memberikan sumbangan” ujar nenek tua tersebut pada saat kami berikan satu paket empati.

 

Dalmas Polda NTB blusukan malam hari kerumah warga untuk menyalurkan empati

Empati selanjutnya dengan cara yang sama malam-malam blusukan di Dasan Agung Mataram,mencari warga yang tidak mampu sembari patroli jalan kaki di rumah-rumah warga,dan akhirnya Empati yang kedua kami berikan kepada Kakek Sahar ,usia (80 tahun) profesi sehari hari sebagai tukang pijat .

Semoga patroli malam ini dapat dapat bermanfaat dirasakan oleh masyarakat,melalui revolusi mental dengan menampilkan sosok polisi yang humanis mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan menciptakan keamanan,dan melalui revolusi mental gerakan empati Rp.1000 Polda NTB dapat membangun silahturahmi yang baik Polri dengan masyarakat.

operator pleton 1 ki 2

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close