Jelang Puasa Polres Lombok Utara Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Lombok Utara – Anggota Sat Reskrim Polres Lombok Utara memantau harga sembako di pasar maupun pertokoan  yang ada di wilayah  Kabupaten Lombok Utara  dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri yang biasanya diramaikan oleh warga masyarakat dengan berbelanja untuk kebutuhan puasa maupun mempersiapkan diri menjelang hari raya idul fitri. Selasa  (16/05/2017)

Terlihat Anggota Sat Reskrim Polres Lombok Utara  memberikan motifasi dan himbauan kepada salah satu pedagang yang berada di Pasar Lombok Utara , untuk selalu menjaga harga kebutuhan pokok yang ada di pasaran

Kapolres Lombok Utara AKBP RIFA’I, S.H., menerangkan melalui Kasat Reskrim AKP KADEK METRIA, S.Sos, S.H. ”  Anggota kami Sat Reskrim Polres Lombok Utara yang berada dilapangan akan terus memantau harga sembako dan memberikan himbauan kepada kepada para pedagang untuk selalu menjaga harga dan kualitas barang dagangan, Setiap warga saat bertransaksi apabila ada kecurangan agar melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat”

” Dari hasil pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat  menjelang datangnya bulan Romadhon dan Hari Raya Idul Fitri tahun 1438 H di pasar tradisional di Kabupaten Lombok Utara  dalam satuan Rp / kilo gram / liter sebagai berikut :

dipasar tradisional kota Lombok Utara Minggu ke 3 tanggal 16 mei 2017 yaitu : Beras (medium) Rp 9000/Kg, Gula Pasir Rp 14.000/Kg, Gula Merah Rp 25.000/Kg, Minyak Goreng Biasa Rp 15.000/Liter, Daging Sapi Rp 120.000/Kg, Ayam Potong Rp 42.000/Kg, Telur Ayam Boiler/ Ras Rp 39.000/tre (30 butir), Telur Ayam Kampung Rp 60.000/tre (30 butir), Cabe Merah Rp 35.000/ Kg, Cabe Rawit Rp 80.000/Kg, Bawang Merah Rp Rp 25.000/Kg, Bawang Putih Rp 50.000/Kg, Garam Rp 1500/bungkus (200g), Tomat Rp 6000/Kg, Tahu Rp 1000/biji, Tempe Rp 2000/bungkus, Jagung Rp 7000/ Kg, Ikan Asin/ Teri Rp 60.000/Kg, Ikan Kembung Rp 28.000/Kg, Ikan Tongkol Rp 15.000/Kg, (Untuk ikan, tergantung cuaca). Sampai dengan hari ini stok sembako diwilayah kab. Lombok Utara masih mencukupi dan harga masih stabil” Imbuhnya

” Anggota Reskrim Lotara melaksanakan koordinasi dengan Sdr Anto seksi distribusi dan promosi Usaha dinas Kopindag KLU,terkait harga bahan pokok di pasar tradisional di KLU.  adapun hasil koordinasi Al:

  1. Bahwa daftar harga tertinggi (Het) belum ada di dinas Perindagkop KLU , rencana akan di koordinasikan pada dinas Propinsi
  2. Rencana kebijakan yg akan di ambil dalam bulan puasa Al:

– akan bekerjasama dg TTI (toko tani Indonesia) guna menekan harga beras.

– Koordinasi dg Bulog utk Oprasi pasar.

– Koordinasi dg kelompok tani guna menekan harga sayur dan bumbu

– Rencana akan mengusulkan kepada Bupati KLU untuk pelaksanaan pasar murah di tiap desa.

  1. Belum ada indikasi penimbunan sembako di wilayah KLU,
  2. Sebagian besar distribusi berasal dari mataramTujuan dilaksanakan pantauan terhadap harga sembako adalah untuk mengantisipasi lonjakan barang kebutuhan menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri supaya tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat, dan yang paling rawan adalah adanya penimbunan beras, gula dan minyak dan bahan pokok lainnya yang merupakan  kebutuhan masyarakat sehari-hari itu menjadi langka yang menimbulkan kenaikan harga yang tinggi yang sangat berdampak situasi kamtibmas yang kurang stabil” Pungkasnya(bd)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close