Kapolres Bima : Bima Meradang, Masyarakat Diharapkan Tenang

Kapolres Bima Kabupaten AKBP M Eka Fathur Rahman, SIK

Bima – Aksi bentrok warga Tolouwi dari kasus pencurian dengan kekerasan, Senin (8/5) di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta berbuntut panjang. Pasalnya, buntut dari kejadian itu meradang hingga terjadinya penganiayaan di Desa Tolouwi yang melukai seorang warga dan dibakarnya sejumlah motor. Pasca kejadian tersebut, Kapolres Bima Kabupaten AKBP M. Eka Fathur Rahman, SIK menghimbau agar masyarakat tetap tenang.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP M Eka Fathur Rahman, SIK kepada media di ruang kerjanya Rabu (10/5) menuturkan, bahwa pihaknya malam itu telah menurunkan 100 personil Polres Bima Kabupaten ke lokasi bentrok.

“Kami kerahkan seluruh personil untuk mengamankan bentrok dilokasi,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres Bima juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun dan tidak mudah menerima informasi yang bisa mengadu domba. Serta meminta agar kasus ini diserahkan sepenuhnya pada aparat.

“Tolong bagi warga yang lainnya yang tidak terlibat dalam kasus ini tetap bisa menahan diri dan tidak terpancing dari pihak manapun. Bersikap tenang dan sewajarnya karena kami pihak kepolisian akan menangani kasus ini hingga tuntas,” tuturnya. (yos/cle)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close