Dir Intel: Pesta Demokrasi, PNS Polri Tidak Boleh Berpolitik Praktis

Para PNS Polda NTB saat mengikuti arahan apel pagi

Mataram – PNS di tubuh Polri wajib menjaga kondusifnya pesta demokrasi terutama di Polda NTB.

Pesta Demokrasi, PNS Polri tidak boleh berpolitik praktis. Hal ini disampaikan Kombes Pol Drs. Bambang Priyo Andogo,  pada arahan apel pagi Rabu, (10/5) di Mapolda NTB

“saya harapkan tidak boleh PNS melakukan pelanggaran, karena di mata publik, jika terseret persoalan maka terkesan akan membawa nama institusi Polri khususnya Polda NTB” imbuhnya.

Dir Intel Polda NTB juga berharap Perkembangan situasi negara belakangan ini khususnya bidang hukum dan politik semakin menghangat, terutama  jelang pesta demokrasi tahun 2018 dan 2019, Polri semakin merapatkan barisan untuk tetap netral.

“Semakin hari, waktu semakin mendekati pesta demokrasi dan walaupun tahapannya dimulai bulan September namun iklim, pergerakan dan riak-riaknya sudah mulai terasa saat ini” ungkapnya.

Orang nomor satu Direktorat intelijen Polda NTB ini menegaskan agar setiap perkembangan politik dan hukum agar disikapi dengan bijak, Dia menegaskan PNS Polri memiliki hak politik agar berpartisipasi untuk memilih namun tidak boleh berpolitik praktis.

“jika saja PNS Polri tidak berpolitik praktis apalagi anggota Polri aktif, jangan melakukan hal yang akan mencederai institusi” tutupnya (mr.jo*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close