Silaturahmi KAPOLDA NTB dengan PANGDAM IX UDAYANA

Kapolda NTB berjabat tangan dengan Pangdam IX UDAYANA

Pada tanggal (8/5) pukul 19.30 Wita, bertempat di ballroom Hotel Golden Palace Mataram, berlangsung acara silaturahmi Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak dengan Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Firli, M.Si  dan seluruh perwira TNI Polri se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan sambutan yang pada intinya :

Soliditas TNI Polri dalam Ketahanan sangatlah bagus,hal tersebut sudah dibuktikan diwilayah NTB dengan hadirnya personil TNI Polri di berbagai kegiatan baik yang bersifat gerakan sosial seperti membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam maupun dalam pemecahan berbagai masalah baik yang bersifat lokal maupun  kedaerahan, salah satunya adalah dengan penyelesaian sengketa lahan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, dimana berkat kerja keras dan kerjasama TNI dan Polri yang diberikan kepercayaan oleh Pimpinan daerah di NTB telah berhasil menyelesaikan permasalahan di 13 titik dengan luas lahan 109 Ha yang bermasalah. Selain itu terjalinnya sinergitas dan kerjasama serta koordinasi yang harmonis antara Babinsa dengan Bhabinkamtibmas di setiap Desa di wilayah NTB. Keharmonisan  TNI Polri diwilayah NTB tidak perlu dikhawatirkan dan tetap akan terpelihara sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang, dimana TNI Polri harus saling bahu membahu dalam menjaga pertahanan dan keamanan Negara dan jika TNI dan Polri selalu bersama dan bersatu maka tujuan Negara yang tercantum dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945. Dan sebagai akhir sambutannya Kapolda NTB menegaskan TNI Polri harus tetap solid dan sepakat dalam mempertahankan kedaulatan Negara dari segala macam gangguan dan potensi perpecahan.

Setelah sambutan yang disampaikan oleh Kapolda NTB, Pangdam IX Udayana juga menyampaikan beberapa hal yang intinya:

TNI akan selalu mendukung semua tugas kepolisian dalam rangka mensukseskan semua program Negara, jangan sampai ada pertikaian antara TNI Polri, Sudah banyak contoh keberhasilan TNI dan Polri dalam mendukung semua program Negara, karena itu jangan sampai kalah dengan pihak – pihak yang ingin mengganggu stabilitas nasional. Secara tidak sadar situasi sekarang ini rakyat Indonesia sedang diadu domba, dengan banyaknya terungkap kasus KKN menjadi salah satu pintu masuk bagi pihak pihak yang ingin mengganggu stabilitas Negara. Sejak kepemimpinan Pak Soeharto sampai dengan Pak Habibie, banyak Negara kagum dengan Indonesia karena keunikannya yang meski terdiri dari berbagai macam suku bangsa agama dan budaya serta ras Indonesia bisa bersatu dan tidak terpecah-pecah. Hal itu disebabkan karena hebat dan kuatnya Pancasila. Pancasila memiliki makna yang sangat kuat, sebagai contoh sila pertama “ Ketuhanan Yang Maha Esa” yang diterima oleh semua agama yang ada di Indonesia. [Syaf-Spripim]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close