Cyber Troops Polres Lombok Timur Menyerbu Dunia Maya

Kegiatan Pelatihan Counter Opini

Selong – Pesatnya perkembangan tekhnologi saat ini membuat orang semakin mudah dalam berinteraksi bahkan dalam jangkauan dunia, majunya tekhnologi tidak selalu membawa dampak positif bagi manusia dalam hal menyampaikan dan menerima informasi, karena melalui sarana media sosial atau dunia maya tidaklah sulit bagi orang untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi yang mempunyai berbagai kepentingan.

Ketika kemudahan tekhnologi lewat media sosial ini dipergunakan untuk kepentingan kemajuan zaman dan peradaban manusia, maka nilai positifnya tentu mendominasi dan bermanfaat yang dapat dibilang menakjubkan bagi kebutuhan hidup umat manusia di muka bumi ini, akan tetapi ketika kemajuan tekhnologi informasi ini digunakan dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang salah arah dalam rangka suatu kepentingan tertentu dan atau berbagai kepentingan pribadi, kelompok, golongan atau suatu organisasi, maka sisi negatifnya akan tampak lebih dominan, hal ini tidak dapat dipandang remeh dan dianggap enteng, karena implikasi yang timbul adalah pro kontra, setuju dan tidak setuju, boleh atau tidak boleh, cocok atau tidak cocok dan sebagainya, terlebih lagi di suatu daerah atau di suatu negara tertentu seperti di Negara Indonesia yang penduduknya sangat plural, beraneka ragam suku, budaya, adat dan agama, dimana sudah berabad-abad yang lalu mendiami suatu wilayah kepulauan yang terdiri lebih dari 13.000.000 pulau yang kita kenal dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan Pelatihan Counter Opini

Kembali pada kecanggihan tekhnologi informasi, dimana sama-sama kita ketahui sangat sulit dibendung oleh siapapun juga di dunia ini termasuk di Negara Indonesia, sudah semestinya kecanggihan tekhnologi informasi ini dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kejayaan peradaban manusia, namun sayangnya kemudahan tekhnologi informasi khususnya media sosial dunia maya, belakangan ini sangat marak dipenuhi dengan konten-konten on line yang bersifat negatif, baik itu web atau link-link, blogspot, com, go. id, dan semacamnya, yang telah disalahgunakan oleh kelompok masyarakat, komunitas, organisasi atau individu dengan berbagai macam alasan dan kepentingan.

Munculnya berbagai kelompok perbedaan kepentingan di masyarakat, sebenarnya dapat diaspirasikan lewat Lembaga-Lembaga Negara sesuai aturan perUndang-Undangan yang berlaku, dan atau ketika seseorang atau suatu kelompok masyarakat tidak setuju dengan sebuah kebijakan aturan Pemerintah, silahkan saja menyampaikan penolakan dengan menyampaikan aspirasi melalui sarana-sarana yang telah disediakan oleh Negara, tetapi apa yang terjadi dan kita lihat dewasa ini sungguh sangat tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan berbangsa dan bernegara dengan memanfaatkan kemudahan tekhnologi media sosial dunia maya, terjadinya perang opini di dunia maya tanpa adanya rambu-rambu, munculnya pro kontra yang sangat mengawatirkan, begitu mudahnya orang saling memfitnah, saling gunjing dan cemooh, saling membenci dan memaki, saling ancam dan intervensi, tidak hanya sampai disitu saja, bahkan tidak jarang kita temukan di medsos dunia maya ada individu-individu atau suatu kelompok tertentu yang terang-terangan telah menyatakan permusuhan dan mendiskreditkan Lembaga Pemerintah, ungkapan-ungkapan yang bernada provokatif dan memviralkan issue-issue rasial adalah modal mereka untuk meneror psycologis masyarakat, dengan Gejala-gejala tidak baik ini tentu menjadi sebuah ancaman bagi suatu Negara karena menimbulkan perpecahan dan permusuhan di masyarakat dalam dunia nyata, walaupun penyampaiannya melalui media sosial tetapi dampak yang ditimbulkannya sangat nyata di masyarakat.

Kita semua sadar dan mengetahui bahwa keamanan dan ketertiban di masyarakat ini adalah domain dari Aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia termasuk element-element aparat keamanan lainnya yang tentunya berkerjasama dengan masyarakat.

Atas dasar fakta dan realitas di dunia maya media sosial online, dan telah memantau sejak lama sepak terjang issue-issue liar di medsos yang berdampak pada kehidupan sosialitas  masyarakat, dengan kerap munculnya berbagai opini-opini menyesatkan baik yang berskala Lokal maupun skala Nasional, bahkan tidak menutup kemungkinan dampaknya sampai kepada dunia Internasional, maka Polres Lombok Timur telah melakukan upaya-upaya pencegahan dan mengantisipasi terhadap issue-issue yang berkembang di dunia maya yakni telah membentuk Team Counter Opini yang disebut CYBER TROOPS RES LOTIM.

Foto Bersama

CYBER TROOPS RES LOTIM ini digagas dan dibentuk langsung oleh Kapolres Lombok Timur AKBP WINGKY ADHITYO KUSUMO, S.I.K., M.H Adapun Team ini terdiri atas para Kasi Humas Polsek jajaran Polres Lombok Timur dan para operator di masing-masing Sat dan Bag Polres Lombok Timur , Team ini diharapkan dapat bekerja maksimal sebagai pasukan yang dikerahkan ke dunia maya (media sosial online) antara lain bertujuan untuk menetralisir situasi yang berkembang di medsos, melakukan upaya-upaya counter terhadap opini-opini yang dapat meresahkan masyarakat, memberikan solusi dan pencerahan sebatas kewenangan terhadap pihak-pihak yang bersebrangan opini di medsos, chating-chating yang bersifat imbauan-imbauan kambtibmas di medsos, postingan-postingan yang bersifat menyejukkan psycologis masyarakat di medsos tentunya diharapkan dampaknya positif kepada masyarakat luas. Keseriusan Kapolres Lombok Timur membentuk Team CYBER TROOPS ini terbukti telah diadakannya pelatihan operator CYBER TROOPS di Kesatuan Polres Lombok Timur pada hari Sabtu (29/4/17) dengan mendatangkan nara sumber operator dari Polda NTB , dan sejak terbentuknya Team CYBER TROOPS RES LOTIM sampai saat ini telah bekerja sesuai rambu-rambu hukum positif di medsos maupun masyarakat. Adalah sebuah kebanggaan bagi Polres Lombok Timur dari 10 Polres yang ada di wilayah hukum Polda NTB , sampai saat ini baru Polres Lombok Timur yang eksis berkiprah di dunia maya dengan Team CYBER TROOPS.(humaslotim)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close