Kurtubi: Jasa Polri Patut Dicatat Sebagai Keberhasilan Luar Biasa

Dr.H. Kurtubi, S.E.,M.Sp., M.Sc. dalam masa reses MPR/DPR RI di Aula Kementerian Agama Prov. NTB Sabtu (6/6) dalam acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan

Mataram – Keberhasilan Polri dalam menanganani unjuk rasa  yang persuasif patut diacungi jempol, hal ini disampaikan Dr.H. Kurtubi, S.E.,M.Sp., M.Sc. dalam masa reses MPR/DPR RI di Aula Kementerian Agama Prov. NTB Sabtu (6/6) dalam acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

Saat ditemui Tribratanews.com usai sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan penegasan Pansacila sebagai Negara, ideologi Bangsa dan Negara, anggota MPR/DPR RI Komisi VII ini mengapresiasi kinerja Polri terutama dalam mengawal aksi massa unras oleh kelompok masa yang akhir-akhir ini mengancam keutuhan bangsa.

Kurtubi mengakui jasa besar Polri menangani aksi-aksi unras beberapa waktu lalu khususnya di DKI Jakarta agar dicatat sebagai prestasi yang luar bisa.

“Secara keseluruhan meskipun ada pihak yang dengan keras berteriak ingin mengadakan revolusi dan mendorong rakyat untuk berbuat anarki dan melangar hukum  faktanya tidak terjadi dan ini adalah jasa besar Polri yang harus dicacat” tegasnya.

Terhadap kelompok makar yang mengancaman 4 pilar kebangsaan, mantan pimpinan BP Migas ini menghargai langkah Polri tegas, yang telah dengan sigap mengamankan para terduga makar, karena bila benar terjadi makar maka sangat merugikan keutuhan bangsa.

Peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan penegasan Pansacila sebagai Negara, ideologi Bangsa dan Negara, anggota MPR/DPR RI Komisi VII

Dihadapan audiens Kurtubi menjelaskan tentang sosialisasi empat pilar adalah amanah MPR RI, karena Pancasila harus tetap dijaga, perkuat NKRI, UUD 45 dan Bineka Tunggal Ika sebagai suatu kesepakatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sampai kapan pun.

“Dan ini akan terus disosialisasikan dan terus digelorakan agar seluruh masyarakat dapat memahami baik, terkait cara bernegara secara final oleh pendiri bangsa” ungkapnya.

Pria kelahiran Kediri Lobar mengatakan “saat ini kelompok radikal sudah dengan terang-terangan ingin merubah kesepakatan dalam kehidupan bernegara”.

Tidak ingin situasi negara seperti di beberapa negara di timur tengah seperti Irak dan Suria,  Kurtubi berharap agar embrio yang mengarah pada perpecahan bangsa agar Polri harus lebih sensitif. “Rakyat bersama Polri” tutupnya. (Mr.Jo*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close