Usai Jual Beli Sabu, Laki-Laki Asal Cakra Diciduk Polisi di Rumahnya

gambar ilustrasi

Mataram – Satuan Resnarkoba Polres Mataram berhasil meringkus seorang bandar narkoba yang berinisial IB (46). Pelaku ditangkap setelah melakukan jual beli sabu di Jalan Gora, Gang Delima No.2, Lingkungan Sindu, Kecamatan Cakra Utara, Cakranegara, Kota Mataram.

Dijelaskan Kapolres Mataram AKBP Muhammad melalui Kasat Resnarkoba AKP Purbo Wahono kepada media diruang kerjanya, Jumat (5/4), bahwa pihaknya berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu di Kecamatan Cakra Utara, Cakranegara Kota Mataram.

“ Kami telah amankan pelaku dan barang buktinya dirumahnya kemarin,” ungkapnya.

Penangkapan tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat). Berawal dari informasi masyarakat, bahwa ditempat tersebut sering digunakan untuk melakukan kegiatan kumpul-kumpul yang tidak jelas. Oleh karena itu, Tim Opsnal Polres Mataram langsung bergerak menuju TKP.

“Atas informasi tersebut selanjutnya Kasat Narkoba  memerintahkan Kanit Lidik bersama anggotanya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan di peroleh informasi bahwa saudara IB memang benar menyimpan, menjual dan mengkonsumsi sabu di rumahnya. Selanjutnya kami melakukan penggeledahan terhadap rumah yang bersangkutan,” imbuhnya.

Setelah melakukan penyisiran, petugas menemukan barang bukti di berbagai tempat yang berbeda yang disimpan rapi oleh pelaku dirumahnya.

“Petugas mengamankan barang bukti yang berada di atas lemari seperti tisu gulung yang di dalamnya terdapat 1 poket kristal bening shabu , 2 buah plastik klip bening dan 1 buah bong. Kemudian, di atas kipas angin juga ditemukan 1 buah tutup bong dan  2 pipet plastik. Lalu petugas menyisir dibawah tempat tidur dan ditemukan 1 buah skop sabu dan 2 buah pipet plastik. Dan terakhir berada pada 1 buah rokok yang didalamnya berisi 1 buah korek api gas, 1 buah jarum kompor, 1 buah pipa kaca, 1 buah skop sabu dan 1 buah plastik klip,” paparnya.

Saat ini yang bersangkutan dan barang buktinya diamankan di Satuan Resnarkoba Polres Mataram untuk dilakukan pemeriksaaan lebih lanjut.

Kemudian terhadap pelaku, petugas akan jerat dengan pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tutupnya. (yos/cle)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close