Dalmas Polda NTB tingkatkan kepedulian sosial melalui Gerakan Empati 1.000 Rupiah

Mataram – Direktorat Sabhara Polda NTB Subdit Dalmas

Empati adalah bukan sekedar bersimpati kepada orang, tapi sudah pada tahapan seakan-akan kita sendiri yang mengalaminya. Irama kehidupan yang kita alami tak jarang membuat kita agak terlena kepada saudara kita yang lain. Kita sibuk mengurus diri sendiri tanpa sempat menoleh di sekeliling lingkungan. Sementara banyak sekali peristiwa-peristiwa yang dapat menjadi ladang amal, ketika kita turut serta atau berpartisipasi didalamnya. Sebagaimana kita ketahui dan mungkin sebagian mengalami, berbagai ujian dan cobaan terasa seperti gelombang yang tiada berujung, saling susul menyusul, seolah-olah menguji seberapa besar empati dan kepedulian kita kepada sesama.

Seperti halnya yang diterapkan dalam lingkungan Polri yaitu Revolusi Mental Dilingkungan Polri dengan cara meningkatkan kepedulian kita kepada sesama salah satunya ialah dengan program Gerakan Empati Seribu Rupiah Polda NTB, program ini adalah salah satu trobosan yang dilakukan oleh Polda NTB khususnya Direktorat Sabhara untuk lebih peduli kepada masyarakat yang membutuhkan guna mewujudkan revolusi mental anggota Polri agar dapat merubah mind set (pola pikir) masyarakat kepada anggota Polri dan agar terjalinnya hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan anggota Polri.

 

(Anggota Dalas Polda NTB memberikan empati kepada papuq Wulan, 80 Tahun)

Kamis, (4/5/2017) berdasarkan dengan program Quick Wins Polri no. 06 yakni yang berkaitann dengan revolusi mental, anggota Subdit Dalmas Pleton 2 Kompi 2 melaksanakan patroli sambil berempati guna meningkatkan kepedulian kepada masyrakat demi memenuhi standar pelayanan prima anggota Polri. Empati pertama diberikan kepada Papuq Wulan berumur 80 Tahun, beliau tinggal sendirian di sebuah gubuk reot yang berada di wilayah Dusun Karang Daye Desa Kawo Kec Pujut – Lombok Tengah, beliau tidak memiliki pekerjaan dan hanya bergantung oleh masyrakat sekitar yang membantunya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

 

(Anggota Dalas Polda NTB memberikan empati kepada papuq Leber, 87 Tahun)

Usai memberikan empati kepada Ppauq Wulan, anggota patroli dalma Pleton 2 Kompi 2 menyambangi rumah Papuq Leber yang masih berada di wilayah Desa Kawo Kec Pujut – Lombok Tengah. Papuq Leber telah berusia 87 Tahun tinggal seorang diri karena suaminya telah meninggal dunia, karena usianya yang sudah sangat tua beliau tidak mampu lagi untuk bekerja sehingga beliau hanya mengandalkan bantuan dari masyarakat sekitar tempat tinggalnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Semoga kita memiliki kepekaan sosial, rasa peduli dan empati yang tinggi sehingga hati kita akan tergerak untuk turut membantu meringankan penderitaan orang lain dengan berbagai macam wujud bantuan yang bisa kita berikan. Dan diharapkan dengan terus berjalannya Gerakan Empati Seribu Rupiah Polda NTB ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi karena sekecil apapun bantuan yang kita berikan sangat besar manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan. [R.D]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close