Jelang Ramadhan, Polda NTB Terus Berupaya Ungkap Kasus Penyakit Masyarakat

tersangka yang diamankan polisi

Mataram – Terhadap penyakit masyarakat, pihak kepolisian akan terus melakukan perburuan, itu adalah upaya antisipasi untuk menjaga situasi kamtibmas di NTB agar tetap kondusif jelang ramadhan.

“Ini adalah rangkaian upaya-upaya kepolisian yang perlu kami jelaskan menjelang ramadhan, kita perlu menciptakan kopndisi agar masyarakat bisa lebih tenang dalam melakukan aktivitas ramadhan,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol. Irwam Anwar kepada media

Dijelaskan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, pihaknya selama ini dari tanggal 25 april hingga saat ini telah melakukan beberapa operasi Kepolisian dengan nama sandi Operasi Pekat Gatarin 2017.

“Selama masa operasi ini beberapa kasus sudah kami ungkap,” tambahnya.

Tiga kategori yang masuk dalam Operasi Pekat Gatarin 2017 meliputi kasus perjudian, prostitusi dan minuman keras (miras). Untuk angka jumlah kasus sesuai data yang telah dikompulir hingga saat ini total se jajaran Polda NTB sebanyak 183 kasus dengan menahan tersangkanya 301 orang.

“Untuk judi ada 45 kasus dengan 106 tersangka, prostitusi ada 7 kasus dengan 10 tersangka, kemudian untuk minuman keras ada 131 kasus dengan 185 tersangka,” imbuhnya.

Untuk kasus prostitusi sendiri, Dir. Reskrimum Polda NTB akan melibatkan unsur pemerintahan, agar lebih mentertibkan daerah-daerah yang dianggap mengganggu ketenangan saat bulan puasa nanti.

“Kita akan usulkan kepada pemerintah daerah atau kota memberikan sanksi kepada tempat atau lokasi yang melibatkan prostitusi,” tandasnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close