Wakapolda NTB : Pegang Teguh Prinsip BETAH, Jangan Ada yang Melanggar

Wakapolda NTB Kombes Pol Imam Margono saat memimpin apel pagi

Mataram – Masih membahas Penerimaan terpadu anggota Polri (Akpol, Bintara dan Tamtama) tahun anggaran 2017, hari ini, Jumat (28/4) mulai pukul 06.00 wita bertempat di Gedung Sasana Darma Polda NTB sedang dilaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap pertama untuk calon peserta didik Bintara umum wanita.

Wakapolda NTB Kombes Pol Imam Margono dalam kesempatannya memimpin apel pagi memberikan arahan kepada seluruh anggotanya untuk tetap menaati aturan dengan memegang teguh prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).

“Kita harus BETAH, Jangan ada yang melanggar, terutama panitia.” Ujar Kombes Pol Imam.

Orang nomor dua di Polda NTB itu berharap agar kegiatan seleksi penerimaan terpadu anggota Polri ini terlaksana dengan sebaik-baiknya.

Wakapolda juga menyampaikan bahwa siapapun yang berani menitipkan nomor calon peserta didik kepada panitia maupun kepada pejabat polri, akan diproses hukum secara tegas. Hal ini bermaksud untuk membuktikan komitmen yang telah ia sampaikan dari awal dimulainya seleksi hingga tahap akhir seleksi penerimaan terpadu anggota polri ini berlangsung, semua berjalan sesuai dengan prinsip BETAH.

“Saya tidak ingin, apa yang keluar dari mulut saya, berkomitmen BETAH, di belakang itu saya melanggar, tidak, saya tidak seperti itu.” Tegas perwira menengah berpangkat melati tiga tersebut.

“Yang saya omongkan, itu yang saya laksanakan, walau siapapun itu, jangan ada yang berani melanggar dan jangan coba-coba mengintervensi saya untuk melanggar komitmen saya sendiri.” Sambungnya.

Wakapolda menerangkan, bahwa berdasarkan surat telegram terbaru dari As SDM Kapolri, menyatakan bahwa bagi calon peserta didik, meskipun dia saudara atau bahkan anak kandung dari personil Polri sekalipun, tidak ada toleransi, langsung dicoret jika memiliki sponsorship atau menitip kepada pejabat Polri untuk diluluskan.

“Calon peserta didik yang merupakan titipan, akan dikenakan tindakan tegas, juga bagi yang menitip maupun bagi yang dititip.” Tegas Wakapolda.

Untuk dipahami dan menjadi kesadaran bersama, Wakapolda mengajak seluruh personil Polri terutama bagi panitia untuk memegang teguh prinsip BETAH, demi mendapatkan generasi penerus Polri yang terbaik. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close