Oknum Pecatan PNS Pemilik Tramadol 5000 Butir diamankan Resmob Dompu

Dompu, Jajaran Sat Brimob Polda NTB kembali amanakan ribuan butir kapsul tramadol  kali ini di Tekasire Madeprame Kecamatan Woja Kabupaten Dompu oleh Unit Resmob Brimob NTB di Dompu pada Selasa (28/03), sekitar pukul 12.30 Wita dari seorang wanita berinisial SNH yang adalah seorang pecatan PNS di Dompu, Tramadol dibawa dalam sebuah paket Kardus dan Tas miliknya.

SNH adalah warga kelurahan simpasai RT 25 lingkungan Ncera  Dompu yang diamankan bersama barang bukti 5000 Butir Tramadol, berawal dari informasi yang diterima oleh anggota Resmob Brimob Dompu sekitar pukul 12.00 Wita dari seorang warga tentang adanya orang yang diduga membawa obat-obatan jenis tramadol, dari informasi yang diterima anggota resmob melakukan pembuntutan terhadap  seorang wanita yang dicurigai berinisial SNH ini, sampai ke Wilayah Tekasire.

sekitar pukul 12.30 Wita bertempat  Tekasire Madeprame Kecamatan Woja Kabupaten Dompu anggota Resmob melakukan pemeriksaan terhadap paket yang dicurigai yang dibawa oleh SHN dan ternyata paket tersebut berisi obat Tramadol berjumlah ratusan Strip, tak sampai disitu anggota unit resmob juga memeriksa tas besar milik SHN yang ternyata juga berisi Obat Tramadol,  selanjutnya barang Bukti ribuan butir  Obat  Tramadol dalam strip ini bersama pemiliknya diamankan ke Mako Brimob Dompu untuk dimintai keterangan sebagai laporan dan dari keterangan  yang diberikan ternyata SHN awalnya menganku sebagai seorang PNS bidan di Dompu namun setelah dikroscek ternyata SHN telah dipecat sebagai PNS, dengan barang bukti obat teramadol yang berjumlah ribuan butir ini untuk selanjutnya oknum pecatan PNS ini  diserahkan ke Sat Reserse Narkoba Polres Dompu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Intel Sat Brimob Polda NTB AKP Eka Prasetia, S.H. diruang kerjanya mengatakan kepada tribratanewsntb.go.id “terkait penangkapan bandar tramadol di Bima seminggu yang lalu, ini juga adalah tindak lanjut dari perintah Kasat Brimob Kombes Pol Taufiq Hidayat S.H untuk trus melalakukan pemantauan dan penyelidiki kemungkinan adanya pengedar lain dalam kasus penyalahgunaan obat tramadol untuk wilayah NTB dan penangkapan kali ini adalah salah satu bukti masih adanya pelaku-pelaku penyalah gunaan Obat-Obatan yang masuk kategori Analgesik Narkotika diwilayah ini dan kita akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pengedar lainnya”, demikian paparnya

BACA JUGA :

klik : Intelmob Brimob NTB Amankan 12 Ribu Tramadol dan Menagkap Bandarnya di Bima

Penangkapan pelaku pengedar maupun penyalah gunaan obat Tramadol ini bukanlah yang pertama kali, ini membuktikan wilayah NTB masih rentan dalam hal pengawasan peredaran obat-obatan kategori Analgesik Narkotika, ini perlu perhatian dan kerja sama semua pihak khususnya dari Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, Balai POM, TNI dan Polri sehingga akan dapat memutus jaringan para pelaku penyalah gunaan obat-obatan jenis ini, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak terkait khususnya kepolisian mempunyai andil besar dalam mengungkap dan menangkap para pelakunya, tidak hanya penyalah gunaan obat-obatan psikotropika tetapi para pengedar maupun pemakai narkotika dan barang haram lainnya, masyarakat jangan pernah takut untuk memerangi perusak generasi bangsa ini, kepolisian selalu siap melayani dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.(ijbm)

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close