Kapolri: Berbagai Modus Mafia Tanah Akan Diberantas

20 Maret, 2017
235 Views

Kapolda NTB dan Kakanwil BPN Prov. NTB saat Video Conference dengan Kapolri dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Jumat,17/3)

Mataram – Polri bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang telah menandatangani nota kesepahaman sebagai bentuk dan komitmen kerjasama menjamin kepastian dan legalisasi aset milik negara.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D, dalam penandatanganan nota kesepahaman (Jumat,17/3) melalui video conference dari Mabes Polri mengatakan “sampai saat ini, persoalan bidang pertanahan masih menjadi salah satu bidang yang dapat memicu terjadi konflik sosial utamanya di bidang agraria”

Penekanan Presiden RI tentang pentingnya pelaksanaan reformasi agraria, dengan mendorong proses legalisasi sertifikasi aset sebagai bentuk penataan sektor pertanahan diantaranya: penanganan kasus agraria dan tata ruang; penanganan tindak pidana bidang pertanahan; pencegahan/pemberantasan pungli; pemberantasan praktik mafia tanah dan percepatan proses sertifikasi aset tanah milik Polri. Demikian disampaikan Kapolri pada sambutannya.

Kapolri menegaskan “praktik mafia tanah di masa kini telah menggunakan bentuk dan modus yang beragam, termasuk permasalahan sertifikat atau dokumen tanah palsu yang dilakukan oleh okum tertentu. Polri akan tindak tegas mengungkap dokumen palsu dan jaringan praktik mafia pertanahan ini hingga ke akar-akarnya” Sambungnya “terkait modus sertifikat hilang, penekanan kepada para  penyidik bahwa surat keterangan hilang sertifikat harus dilengkapi dengan BAP pelapor, sebagai pertanggung jawaban hukum terhadap segala keterangan yang dituangkan di dalam BAP”. hal ini ditegaskannya sebagai salah satu bentuk pencegahan mafia.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Dr. Sofyan Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D. mengapresiasi kinerja Polri terkait Saber Pungli yang telah dilakukan dan juga menyampaikan pesan terkait upaya pemberantasan pungli adalah perhatian serius Presiden RI. “tindak tegas terhadap mafia dan segala bentuk pungli, termasuk dalam pengurusan pertanahan” Ungkapnya.

Usai Video Conference, Kapolda NTB memberikan arahan di Rupatama Mapolda NTB

Usai Video Conference Kapolda NTB Drs. Firli, M.Si. menambahkan dengan penekanan terkait persoalan tanah di wilayah NTB khusus di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika-Lombok agar diselesaikan dengan baik, beberapa mekanisme telah berkoordinasi dengan Pemda (Gubernur NTB).

“beberapa persoalan akan dipetakan terutama pada pada 8 titik, agar lakukan penelitian terhada pihak terkait, lakukan cek lapangan, teliti dokumen, verifikasi dan laporan rekomendasinya dan pastikan clear to cleartegasnya. (mr.jo*)

You may be interested

Miris Anak Usia 15 Tahun, Terciduk Saat Transaksi Narkoba
Headline
shares3 views
Headline
shares3 views

Miris Anak Usia 15 Tahun, Terciduk Saat Transaksi Narkoba

Polres Mataram - Des 19, 2017

Mataram - Bhabinkamtibmas dan masyarakat mengamankan tiga orang yang sedang elakukan transaksi narkoba pada hari Minggu (17/12). "Ketiga orang tersebut…

Berusaha Kabur, Pelaku Curat Berhasil Diringkus
Reskrim
shares4 views
Reskrim
shares4 views

Berusaha Kabur, Pelaku Curat Berhasil Diringkus

Polres Mataram - Des 19, 2017

Mataram - Team Opsnal Unit Reserse Kriminal Polsek Narmada berhasil meringkus pelaku curat pada hari ini Senin (18/12). "Pelaku berusaha…

Tanpa Pamit Ingin ke Bali, Ibu Ini Kebingungan Mencari Anaknya di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares0 views
Binkam
shares0 views

Tanpa Pamit Ingin ke Bali, Ibu Ini Kebingungan Mencari Anaknya di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Des 18, 2017

Lembar - Saimah, seorang ibu umur 50 tahun kebingungan mencari anaknya yang menurut kabar pergi diam-diam akan pergi ke Bali…

Leave a Comment

Your email address will not be published.