Intelmob Brimob NTB Amankan 12 Ribu Tramadol dan Menagkap Bandarnya di Bima

22 Maret, 2017
313 Views
1 Comments

bandar beinisial A.R. bersama barang bukti Tramadol saat akan digiring ke Markas Den A Brimob NTB di Bima.

Kota Bima, Unit Intelmob Sat Brimob Polda NTB pada Senin (20/3), kembali mengamankan obat-obatan jenis Tramadol sebanyak 1200 Strip atau sekitar 12.000 Butir dan menangkap seorang bandar yang berinisial A. R, 30 Tahun , yang beralamat di RT. 06 RW 03, Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat

Kronologi penangkapan A.R. bermula dari proses penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Intelmob Brimob NTB di Kota Bima, dengan berbekal informasi dari masyarakat tentang adanya seorang bandar obat jenis tramadol yang beroperasi di wilayah Bima, Tim Intelmob bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan tempat yang dicurigai, penyelidikan membuahkan hasil dan mendapatkan titik terang bahwa bandar yang dicurigai tersebut beralamat di RT. 06 RW.03, Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota, Kota Bima di sebuah kamar kos-kosan milik H. Sidik.

Tidak mau sasarannya kabur tim intelmob Brimob NTB, sekitar pukul 15.45 wita bergerak menuju kos-kosan H. Sidik , tiba di lokasi secara kebetulan saat itu Haji Sidik si pemilik Kos sedang berada di depan rumahnya dan tim meminta ijin untuk melakukan pengeledahan di kamar yang dicurigai sebagai target setelah mendapatkan ijin pemilik kost, tim langsung melakukan penyergapan yang diduga bandar Tramadol berinisial A.R, 30 tahun yang saat dilakukan pengerebekan, didalam kamar kos-kosan pelaku sedang mengepak obat tramadol dengan menggunakan kardus tampa menyadari kedatangan tim Intelmob yang langsung mengamankannya, tim melakukan penggeledahan keseluruh sisi ruangan hasilnya tim kembali menemukan beberapa bungkus plastik hitam yang berisi obat-obatan jenis kapsul tramadol yang tersusun rapih di dalam lemari pakaian, tim juga menemukan kapsul Tramadol di dalam sebuah box besar alat kecantikan, dari hasil temuan ini selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa kapsul tramadol sebanyak 1200 Strip atau sekitar 12.000 Butir diamankan dan dibawa oleh Tim ke Mako Brimob Detasemen A Sat Brimob Polda NTB di Kota Bima NTB, setelah melakukan interograsi sebagai laporan, pelaku dan barang bukti kemudian diserahkan ke Sat Reserse Narkoba Polres Bima untuk dilakukan Proses hukum lebiha Lanjut.

barang bukti obat tramadol sebanyak 1200 strip atau sekitar 12.000 butir milik pelaku berinisial A.R. ditemukan di kost-kosannya.

Kasat Brimob Polda NTB Kombes Pol Taufiq Hidayat, S.H. dikonfirmasi melalui telpon membenarkan adanya penangkapan ini berdasarkan laporan dari kasi intel, dukungan dan apresiasi kepada tim intelmob bima Sat Brimob Polda NTB atas keberhasilan menangkap bandar dan barang bukti Tramadol “saya sudah perintahkan intelmob untuk trus melalakukan pemantauan dan penyelidiki kemungkinan adanya pengedar lain dalam kasus penyalahgunaan obat tramadol yang akhir-akhir ini cukup meresahkan diwilayah NTB khususnya Kota Bima”, demikian imbuhnya.

BACA JUGA :

Sementara itu Kasi Intel Sat Brimob Polda NTB AKP Eka Prasetia S.H., ditemui dikantornya juga membenarkan adanya penangkapan ini dan sudah dilaporkan kepada Kepala Satuan, dikatakan kepada tribratanewsntb.go.id “penangakapan bandar atau pelaku dengan barang bukti obat jenis tramadol ini adalah untuk yang ketiga kalinya oleh tim intelmob Brimob NTB dan masih diwilayah Kota Bima, peredaran obat jenis tramadol ini menyasar para pemakai di wilayah Bima dan kita masih terus melakukan pengembangan kemungkinan adanya jaringan dari pengedar obat jenis ini, penyelidikan tidak hanya untuk wilayah Bima namun seluruh wilayah NTB yang terindikasi adanya peredaran penyalahgunaan obat Tramadol ini ”. Demikian paparnya.

Maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang yang kerap terjadi diwilayah hukum Polda NTB, Peredaran obat-obatan Jenis psikotropika merek tramadol ini sudah sangat meresahkan warga selain kematian juga akibat dari overdosis akan berdampak pada tingkah laku seseorang untuk berbuat tindak kekerasan yang dapat memicu konflik-konflik sosial, hal inilah yang menjadi PR buat kepolisian sebagai  target pemberantasan penyakit masyarakat diwilayah hukum Polda NTB peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam membantu memberikan informasi kepada kepolisian untuk membasmi peredarannya, obat tramadol ini merupakan golongan Analgesik Narkotika (Opioid) termasuk dalam obat yang peredarannya diawasi dan harus mendapatkan ijin instansi terkait.(ijbm)

You may be interested

Polwan Polres Lotim Jenguk Peteran Yang Terlupakan
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Polwan Polres Lotim Jenguk Peteran Yang Terlupakan

Polres Lotim - Agu 18, 2017

[caption id="attachment_37190" align="alignleft" width="378"] BRIPKA IKA SAAT MEMBERIKAN BINKISAN KEPADA ABU SAMSUDIN[/caption] Sukamulia - Orang Bijak mengatakan; masalalu untuk dikenang…

Dit Sabhara Polda NTB Melaksanakan Pengamanan Dan Buddy System HUT RI Ke 72
Binkam
shares3 views
Binkam
shares3 views

Dit Sabhara Polda NTB Melaksanakan Pengamanan Dan Buddy System HUT RI Ke 72

DIT SABHARA - Agu 18, 2017

Mataram – Dit Sabhara Polda NTB. Kamis (17/08/2017). Seputar Pengertian kemerdekaan adalah Suatu kebebasan, sedangkan peringatan hari kemerdekaan suatu Negara…

Brimob Detasemen A Sumbawa Amankan Paralon Diduga Bom
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Brimob Detasemen A Sumbawa Amankan Paralon Diduga Bom

adminpolda 2 - Agu 17, 2017

Mataram - Dipimpin Komandan Subden 3 Gegana Detasemen A Sumbawa Iptu Yuswanto, Rabu (16/8) sekitar pukul 05.50 wita, 7 personil personil Subden…

One Response

  1. Pingback: Oknum PNS Pemilik Tramadol 5000 Butir diamankan Resmob Dompu

Leave a Comment

Your email address will not be published.