berniat menolong, seorang guru honor jadi korban

20 Maret, 2017
174 Views

Proses Evakuasi korban oleh Anggota Dit Polair Polda NTB

Tim gabungan Dit Polair dan Basarnas Lombok Timur akhirnya berhasil temukan korban terseret arus Bendungan Kali Tanggek Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur  di Wilayah Perairan Labuhan Lombok dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (20/3).

Rohiman, laki-laki, 31 tahun berprofesi sebagai guru honorer, beralamat di Gubuk Timuk Desa Pohgading Kec. Pringgabaya pada Minggu (19/3) kemarin terseret arus Sungai Tanggek Desa Pohgading

Berawal dari niat baiknya (Rohiman) dan 3 warga lainnya yaitu Amaq Bayu, 40 tahun, Amaq Fendi, 40 tahun dan Irwan, 24 tahun, tepatnya pukul 17.00 Wita, berusaha menyelamatkan seorang bocah 10 tahun (Abdi Bahri) yang terpeleset ke dalam Bendungan Kali Tanggek Desa Pohgading saat sedang bermain. Dimana pada saat itu diketahui kondisi bendungan sedang banjir.

Menurut Komandan Kapal Polisi KP.XXI-1002 Brigadir Sukoyo, saat dikonfimasi menerangkan “Saat itu Rohiman dan ketiga rekannya berusaha menyelamatkan abdi (10 thn) yang tejatuh ke dalam bendungan, tapi saat sedang menyelamatkan Abdi, saudara Rohiman malah terpeleset dan terseret arus sungai yang deras”.

Setelah berkoordinasi dengan Basarnas Lombok Timur dan instansi terkait lainnya Tim memulai kembali pencarian korban dengan menyisir Kali Tanggek dengan menerjukan sejumlah personil menggunakan 2 Kapal Patroli sampai ke Perairan Labuhan Lombok. Berdasarkan informasi dari nelayan yang diperoleh pada Pukul 09.30 Wita mereka melihat mayat terapung di seputaran Perairan Pantai Duduk, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya.

Lebih lanjut sukoyo menceritakan, “menindak lanjuti informasi yang kami terima dari nelayan, kami (Tim) langsung bergerak menuju lokasi, dan kurang lebih 50 menit kemudian (Pukul 10.50 wita) barulah  korban berhasil kami temukan”.

Setelah mengamati ciri-cirinya, dipastikan bahwa mayat yang terapung tersebut adalah Rohiman dan langsung dievakuasi ke Pos Polair Khayangan.

“Dari Pos Khayangan, korban langsung dibawa ke puskesmas guna visum at rafertum lebih lanjut” ujar Sukoyo mengakhiri.

AKBP Dewa Wijaya, SH., MH. selaku Kasatrolda Dit Polair Polda NTB yang ditemui terpisah membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan “belajar dari kejadian ini, sepatutnya kita selalu berhati-hati dalam setiap kondisi,  dan kami selaku aparat kepolisian akan selalu memberikan pelayanan terbaik dan bekerja professional untuk melayani masyarakat dalam berbagai kondisi”.

“Jangan ragu buat masyarakat dimana pun berada, kalau ada kejadian seperti ini, segera laporkan dan hubungi pos polair terdekat untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan” tegasnya. (edw).

You may be interested

Polwan Polres Lotim Jenguk Peteran Yang Terlupakan
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Polwan Polres Lotim Jenguk Peteran Yang Terlupakan

Polres Lotim - Agu 18, 2017

[caption id="attachment_37190" align="alignleft" width="378"] BRIPKA IKA SAAT MEMBERIKAN BINKISAN KEPADA ABU SAMSUDIN[/caption] Sukamulia - Orang Bijak mengatakan; masalalu untuk dikenang…

Dit Sabhara Polda NTB Melaksanakan Pengamanan Dan Buddy System HUT RI Ke 72
Binkam
shares3 views
Binkam
shares3 views

Dit Sabhara Polda NTB Melaksanakan Pengamanan Dan Buddy System HUT RI Ke 72

DIT SABHARA - Agu 18, 2017

Mataram – Dit Sabhara Polda NTB. Kamis (17/08/2017). Seputar Pengertian kemerdekaan adalah Suatu kebebasan, sedangkan peringatan hari kemerdekaan suatu Negara…

Brimob Detasemen A Sumbawa Amankan Paralon Diduga Bom
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Brimob Detasemen A Sumbawa Amankan Paralon Diduga Bom

adminpolda 2 - Agu 17, 2017

Mataram - Dipimpin Komandan Subden 3 Gegana Detasemen A Sumbawa Iptu Yuswanto, Rabu (16/8) sekitar pukul 05.50 wita, 7 personil personil Subden…

Leave a Comment

Your email address will not be published.