Tahanan Kabur Dari Rutan Selong

Salah satu tahanan terpindana kasus penipuan, Frengky Ardianto (30) warga Desa Obel-obel kecamatan Sambelia kabur dari rutan Selong, Jumat sore (17/7) sekitar pukul 17.00 wita. Dengan cara naik dari tembok pagar belakang rutan Selong.

Sementara pihak rutan dengan dibantu aparat kepolisian terus melakukan pencarian atas kaburnya narapidana tersebut. Namun sampai berita ini diturunkan belum berhasil menemukan kembali pelaku.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sebelum narapidana pindahan Lapas Mataram itu kabur terlebih dahulu sempat bekerja di bengkel las yang ada di dalam rutan Selong di samping belakang.

Bahkan tidak itu saja terpidana juga sempat berbincang-bincang dan mengobrol dengan pihak petugas rutan,akan tapi setelah dilakukan pengecekan pada sore hari untuk dimasukkan ke dalam sel rutan tidak ada.

Maka inilah yang membuat petugas rutan menjadi panik atas tidak adanya terpidana tersebut. Dengan melakukan pencarian di semua sudut yang ada di rutan Selong.

Sementara dari hasil pemeriksaan kalau terpidana penipuan itu kabur melalui tembok pagar belakang rutan yang saat ini penjagaannya tidak terlalu ketat. Dengan menggunakan kayu.

Kepala Rutan Selong, Kurnia Panji Pamekas saat dikonfirmasi enggan berkomentar mengenai masalah kaburnya tahanan tersebut,namun justru meminta media untuk langsung kepada kepala seksi yang membidangi masalah penjagaan tahanan.

” Silahkan langsung saja ke pak Pauzan untuk lebih jelasnya,” ujar Kepala Rutan singkat.

Ditempat terpisah Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo,S.ik saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan atas kaburnya terpidana penipuan itu,bahkan untuk mengejar pelaku sudah membentuk tim dan melakukan pemeriksaan di pelabuhan Khayangan.

” Saya bentuk tim untuk mengejar pelaku tersebut,tapi belum ditemukan sampai sekarang,” tegas Wingky.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close