Gugat Kapolda NTB, Bekas Polisi Sumbawa Kalah di Persidangan PTUN Mataram

Mataram-gugatan dalam Perkara Nomor: 53/G/2016/PTUN-MTR tanggal 24 November 2016 yang dilakukan oleh Mantan Anggota Polisi Polres Sumbawa atas nama HENDRA JAYADI  dalam obyek sengketa Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Nomor: Kep/443/IX/2016 pada tanggal 21 September 2016 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Dari Dinas Polri Atas Nama Briptu Hendra Jayadi Nrp 85061552 Bintara Polres Sumbawa melalui Kuasa Khususnya atas nama RIA  KUSMASWATI, S.H, dan SUNARDI SUDIRMAN, S.H., Kewarganegaraan Indonesia, para Advokat dan Konsultan Hukum yang bergabung pada kantor “Ria Kusmawati & Partners”, yang beralamat di komplek Japos Graha Lestari Blok J 1 Nomor 4 Jurang mangu Tangerang Banten.

Pembacaan Putusan  perkara Nomor: 53/G/2016/PTUN-MTR atas pemohon Hendra JAyadi

kurang  lebih delapan belas kali persidangan hingga sampai dengan putusan pada tanggal 14 Maret 2017 pukul 10.00 Wita di Pengadilan  TATA USAHA NEGARA MATARAM telah di putus oleh Hakim Ketua Majelis Ibu H. EVITA MAWULAN AKYATI, S.H.,M.H., dan beserta dua hakim anggota PTUN Mataram, dengan putusan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya dan membayar kerugian atas perkara yang timbul sebesar dua ratus empat puluh empat ribu rupiah dan menolak gugatan dari pemohon.

“di dalam perkap  Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian  Negara Republik Indonesia dalam pasal 22 ayat (1) huruf a yang menyatakan bahwa “Sanksi administratif berupa rekomendasi PTDH dikenakan melalui Sidang KKEP terhadap: a. pelanggar yang dengan sengaja melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara empat  tahun atau lebih dan telah diputus oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap”. “Ujar Kabidkum Polda NTB AKBP DEKY SUBAGIO, S.H., M.Si  (M.R)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close