Kapolda NTB : Kembalinya Satgas Brimob NTB BKO Polda Sultra dan Persiapan Pemilukada NTB 2018.

penyerahan ucapan selamat dari Kapolda Sultra kepada Kapolda NTB atas kerjasamanya memberikan bantuan BKO Brimob dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2017 wilayah hukum Polda Sultra yang sudah berjalan dengan baik

Mataram, Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Firli M.Si, hari ini Sabtu (10/3/) pukul 10.30 Wita bertempat di lapangan Mako  Sat Brimob Polda NTB mengambil Apel  personel Brimob, kegiatan ini terkait penerimaan secara resmi 200 Personel Sat Brimob Polda NTB yang baru saja selesai melaksanakan tugas Pengamanan Pemilukada serentak 2017 di untuk wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara, dalam kesempatan itu turut hadir Wakapolda NTB Kombes Pol Drs. Imam Margono bersama bebererapa Pejabat Utama Polda NTB, apel diikuti oleh Kasat Brimob Kombes Pol. Taufiq Hidayat S.H. dan seluruh Personel Sat Brimob Polda NTB.

Dalam sambutannya Kapolda NTB menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh personel Brimob yang baru saja menyelesaikan tugas dengan baik di Polda Sultra, apresiasi dari kapolda NTB bahwa tugas yang telah dilaksanakan oleh satgas Brimob di Polda Sultra hendaknya dijadikan pengalaman yang baik karena telah sukses melakukan pengamanan, Provinsi NTB pada 2018 akan menggelar hal yang sama yaitu Pemilukada Serentak 2018, dan akan menggelar pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Pemilihan walikota Bima, Pemilihan Bupati Lobar dan Bupati Lotim,

Kapolda NTB pada kesempatan itu juga menyampaikan rencananya dalam waktu dekat untuk mengunjungi penyelenggara pemilu baik itu KPU Provinsi NTB dan Panwaslu, kepada seluruh peserta apel Kapolda NTB menegaskan untuk menjadi perhatian bahwa ada tujuh komponen yang bisa menyukseskan pemilihan kepala daerah yaitu :

  1. Penyelenggara itu sendiri apakah itu KPU maupun Panwaslu
  2. Partai politik penyosong yang mendukung pengusung dari pada pasangan calon
  3. Calon itu sendiri
  4. Para pendukung atau team sukses
  5. Masyarakat yang akan memberikan suara dalam rangka pilkada 2018
  6. Aparat pengamaan pilkada baik Polri maupun beck up atau BKO dari TNI
  7. Peran aktif media.

Sebagai aparat pengamanan pilkada, ada salah satu sikap yang harus kita laksanakan yaitu harus netral terhadap pasangan calon sesuai Tap MPR no 7 Tahun 2000 dan UU No 2 Tahun 2002, bahawa Kepolisian Negara Repuplik Indonesia bersifat netral dan tidak melibatkan diri dari kehidupan politik praktis.

Sebagai aparat bersikap netral dan tidak melakukan dukung mendukung terhadap calon dan harus konsentrasi bagaimana pemilukada dapat berjalan dengan aman tertib damai dan mengahasilkan pemimpin-pemipmpin daerah, Wilayah provinsi NTB, bisa mendapatkan manfaat yang tujuan akhir dalam meningkatnya kesejahteraan masyarakat, diakhir sambutanya Kapolda NTB kembali menyampaikan ucapan trima kasih Satgas Brimob NTB BKO Polda Sultra karena telah sukses melaksanakan pengamanan pemilukada serentak 2017.

penyerahan ucapan selamat dari Kapolda Sultra kepada Kasat Brimob Polda NTB atas kerjasamanya memberikan bantuan BKO Brimob dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2017 wilayah hukum Polda Sultra.

Pada kesempatan apel penerimaan Komandan Satgas Kompol Saeful Bahri menyampaikan secara resmi surat ucapan terima Kasi dari Kapolda Sulawesi Tenggara Brigadir Andap Budhi Revianto, SIK kepada Kapolda NTB dan Kasat Brimob Polda NTB atas kerjasamanya memberikan bantuan BKO Brimob dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2017 wilayah hukum Polda Sultra. (ijbm)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close