Siapa Yang Bodoh, Pembuat Rokok Atau Penghisap Rokok?

Kegiatan Sosialisasi Tentang Kenakalan Remaja

Sukamulia – Siapa yang bodoh , pembuat rokok atau penghisap rokok ? pertanyaan ini menyeruak dari salah satu siswa SMA I Sukamulia Kec. Sukamulia Lombok Timur ketika kanit Binmas Polsek Sukamulia (Aiptu Md.Yudi Kusuma) selaku nara sumber pada saat menyampaikan materi dan sosialisasi tentang kenakalan remaja di SMA I Sukamulia. Pada hari Kamis (9/3/17).

Trend yang berkembang dikalangan anak-anak muda selama ini adalah timbulnya prilaku kenakalan remaja yang cendrung dapat merugikan diri sendiri, keluarga, pihak lain atau masyarakat bahkan tidak jarang menjurus kepada perbuatan tindak pidana. Kenakalan remaja yang umum terjadi selama ini khususnya pada anak-anak yang masih berstatus pelajar, seperti mulai mencoba-coba merokok yang biasanya dilakukan oleh anak laki-laki, dilakukan di lingkungan sekolah secara sembunyi-sembunyi ataupun diluar sekolah, dari awal coba-coba bisa berlanjut ketagihan, hal ini tentu sangat tidak baik terutama bagi kesehatan sendiri dan ekonomi keluarga, selain itu akibat salahnya dalam hal bergaul dan kurangnya pengawasan dari orang tua atau para guru di sekolah, bisa jadi anak-anak muda yang masih berstatus pelajar ini menjadi tidak terkendali dan terjerumus pada perbuatan-perbuatan negatif seperti penyalahgunaan obat-obat terlarang ( narkoba ).

Kanit Binmas Polsek Sukamulia merasa perlu turun tangan langsung dalam rangka mencegah tindakan-tindakan negatif yang mungkin bisa terjadi pada anak-anak yang masih berstatus pelajar, oleh karena itu pada hari Kamis (9/3/17) sekira pkl.08.00 Wita, bertempat di SMA I Sukamulia telah berlangsung kegiatan sosialisasi dalam mencegah kenakalan remaja.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh kepala sekolah SMA I Sukamulia , guru-guru SMA I Sukamulia dan siswa-siswi SMA I Sukamulia yang berjumlah sekitar 50 orang serta hadir pula adik-adik mahasiswa Unram yang masih melaksanakan kegiatan KKN di Ds. Sukamulia.

Pada kesempatan sosialisasi tersebut , ucapan terimakasih disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA I Sukamulia (Zuhdil Amri Spd) kepada Kapolsek Sukamulia yang diwakili oleh kanit Binmas yang telah meluangkan waktu bertatap muka dengan siswa-siswinya, dijelaskan pula bahwa para guru sebagai orang tua anak didik di sekolah selalu memberikan didikan yang terbaik, pembinaan dan pengawasan sehingga diharapkan pada nantinya menjadi manusia-manusia yang berilmu, bertaqwa dan berguna bagi Bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apa yang dimaksud dengan kenakalan remaja, bagaimana mencegah dan menghindari kenakalan remaja serta apa saja dampak yang ditimbulkan akibat kenakalan remaja, telah diuraikan panjang lebar oleh Kanit Binmas Polsek Sukamulia dihadapan para guru, siswa-siswi dan mahasiswa Unram yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Sebuah pertanyaan yang menggelitik “Siapa yang bodoh, pembuat rokok atau penghisap rokok ?” pertanyaan ini tiba-tiba muncul dari salah seorang siswa kepada Kanit Binmas Polsek Sukamulia, sontak hadirin yang ada bertepuk tangan seakan memberikan dukungan atas pertanyaan tersebut, bukan Kanit Binmas namanya kalau tidak bisa menjawab pertanyaan semudah itu, dengan tegas dan berwibawa kanit Binmas menjawab: ” Yang salah ya si penghisap rokok, sudah jelas pada bungkus rokok berisi tulisan PERINGATAN_merokok sebabkan kanker paru-paru dan bronkitis kronis ” dan jawaban kanit Binmas mendapat aplaus tepuk tangan mengisyaratkan setuju dengan jawaban tersebut, dan pada akhir kegiatan sosialisasi tersebut ketua panitia dari Unram yang masih melaksanakan kegiatan KKN di Desa Sukamulia ini, berkenan memberikan ” SERTIFIKAT “ no. 02 /Pan.SKR /UNRAM/e/III /2017 sebagai pembicara dalam seminar kenakalan remaja kepada kanit Binmas Polsek Sukamulia Aiptu Md. Yudi Kusuma , kegiatan ditutup dengan doa , selesai dalam situasi aman. (War))

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close