Seleksi Polri: Inginkan Anggota Polri Profesional, Kapolda NTB Siapkan Dana Latihan

Kapolda NTB: Brigadir Jenderal Polisi Drs. Firli, M.Si. saat apel pagi di Lapangan Gajah Mada Polda NTB

Mataram – Keseriusan pimpinan Polri terutama Polda NTB dalam menyeleksi calon anggota Polri menjadi prioritas dan tujuan utama, semata agar memperoleh insan Polri yang profesional, modern terpercaya hal ini disampaikan Kapolda NTB pada apel pagi Senin, (6/2).

Arahan Kapolda kali ini membawa angin segar bagi putra putri anggota Polri yang ingin bertarung dalam seleksi Polri tahun ini, pasalnya pada seleksi penerimaan anggota Polri pimpinan menyiapkan fasilitas latihan yang lebih serius.

Dalam arahannya orang nomor satu di Polda NTB ini mengatakan “bagi putra putri anggota Polri yang ingin masuk jadi anggota Polri agar dipersiapkan secara baik, tentunya untuk bersaing secara sehat dengan para pelamar umum lainnya”. Kapolda memerintahkan Karo SDM Polda NTB untuk mengumpulkan sekaligus menginventarisir dan melakukan pelatihan dengan serius.  “Jangan ada KKN, jangan main-main, latihkan dengan benar dan lakukan persiapan dengan baik” lanjutnya dengan tegas.

Pada kesempatan yang sama Kapolda  pengganti Umar Septono ini berharap agar ada  kegiatan pelatihan calon anggota Polri setiap sore yang dilakukan secara serius dipandu oleh anggota Sabhara dan Brimob di Lapangan Gajah Mada yang telah tersedia dengan sarana pendukung latihan.

Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si

Pimpinan juga berharap agar semua dilakukan dengan baik demi hasil yang maksimal. “Bila perlu Kapolda yang bayar untuk danai persiapannya, baik kesamaptaan maupun psikologinya, karena saya tidak ingin calon anggota yang tidak lulus seleksi lalu membuat surat kaleng dengan tuduhan yang tidak benar itu terjadi” ungkapnya tegas.

Saat ini Polri sudah berbenah dan saatnya Polri transparant, tidak ada lagi siswa yang tidak lulus dengan alasan tidak bayar, tidak ada lagi kata itu, lakukan pelatihan dengan serius, adu kemampuan secara obyektif, tidak ada lagi KKN” tegasnya berulang.

Penerimaan kali ini, Taruna tahun 1990 juga memerintahkan Kabid Dokkes untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap calon anggota Polri untuk sekali lagi menghasilkan Polri yang unggul, dan jika setelah melakukan persiapan maksimal ternyata tidak lulus, harapannya agar tetap terima dengan ikhas atas upaya yang telah dilakukan. “Bukan karena ada hal negatif yang dilakukan panitia atau tim seleksi namun serahkanlah pada Tuhan dan lakukan persiapan lagi, latihan lagi untuk tahun berikutnya”. Ungkapnya.  Harapannya lagi kegiatan seperti ini merupakan salah satu cara untuk membantu para calon mempersiapkan diri, khususnya putra putri dari anggota Polri.

Ulangnya lagi “bagi para calon agar lakukan pendaftaran dengan benar, tidak ada lagi yang bermain-main jika ingin lulus dan kepada para orang tua agar siapkan putra putri lebih maksimal”.

Selain fasilitas lapangan Kapolda akan siapkan snack antara lain berupa telur rebus dan teh manis untuk para peserta calon yang tiap hari melakukan persiapan latihan di Lapangan Gajah Mada.

Mengakhiri arahannya, terkait SMK (Sistem Manajemen Kinerja) Kapolda meminta agar para atasan setingkat lebih tinggi seperti Kabag/Kasubdit dan yang lainnya terlibat pengasawan untuk memberikan SMK dengan obyektif dan layak, terutama pada para calon seleksi, sesuai dengan kemampuan kinerjanya sebagai syarat administrasi, begitu juga untuk Sespimen dan seleksi lainnya.

Selain itu, hal serupa juga berlaku pada seleksi pendidikan pembentukan perwira dan seleksi jenjang karier Polri lainnya, tentu dengan nilai SMK  yang baik pula. (mr.jo*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close