Saat Main PS Di Batu Layar, Dua Pelaku Narkoba Dibekuk Polisi

Kasubdit II Dit Res Narkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra saat memberikan keterangan pers

Mataram –  Sebuah rumah yang menjadi target operasi kepolisian berlokasi di perumahan Royal Village nomor 106 jalan Pariwisata, Dusun Tegal, Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (2/3) sekitar pukul 13.15 wita,  nampak dua orang paruh baya sedang asik bermain game PS (Play Station).

Pihak kepolisian, tim dari Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB mengintai kemudian masuk ke dalam rumah tersebut untuk melakukan penangkapan.

Melihat kehadiran polisi, kedua pelaku yang tadinya sedang asik bermain PS sontak berlari ke kamar mandi dengan maksud untuk membuang barang bukti. Petugas yang melihat perbuatan pelaku dengan sigap langsung mengejarnya.

Salah satu pelaku yang berada dikamar mandi membuang barang bukti ke dalam closet duduk kemudian menekan tombol bilas, namun sebelum barang bukti itu menghilang, petugas berhasil mengamankan barang bukti saat air sedang bergerak memutar mulai membilas closet itu dan hampir menelan barang bukti.

Pelaku lainnya yang berada di depan kamar mandi juga berhasil diamankan oleh petugas bersama barang bukti yang dibawanya, berupa satu tas yang berisi pakaian anak, sabu, gunting, dan kelengkapannya.

Kasubdit II Dit Res Narkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra saat memberikan keterangan kepada media di ruang kerjanya, Senin (6/3) membenarkan tentang penangkapan tersebut.

“Pelakunya ada 2 orang, berinisial AG (40), alamat tkp dan AT (33) alamat, jalan peternakan, nomor 3, Selagalas, Kota Mataram,” ungkapnya.

Dalam penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang kini diamanakan di kantor Subdit II Dit Res Narkoba Polda NTB.

“Barang bukti, sabu secara keseluruhan ada 8 gram, kemudian uang ada 2.500.000, kelengkapan hisap sabu, HP 5 buah, 3 bendel klip plastik, satu timbangan elektronik, tiga gunting dan 8 korek api gas,” paparnya.

Diketahui juga, pelaku yang berinisial AG dulunya pernah terlibat kasus narkoba, yang ditangani oleh Polres Mataram,

“Baru keluar 2016, divonis 2 tahun,” tandasnya. [hoff]

Barang Bukti

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close