Bhabinkamtibmas Temukan Santri Asal Probolinggo Yang Melarikan Diri Akibat Kerap Dibully

Sumbawa Besar – Setelah satu minggu tidak jelas nasibnya Nasrudin laki-laki 14 tahun yang melarikan diri dari Pondok Pesantren Islam Salafiyah Dawuhan , Probolinggo Jawa Timur pagi tadi (4/3) akhirnya dijemput oleh keluarganya.

Sebelumnya laki-laki di bawah umur ini ditemukan oleh Bhabinkamtibmas Kel. Brang Biji Aiptu Mansyur Efendi seusai sholat Isya di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar (27/2), ia mengaku hendak ke Bali untuk menemui seseorang, namun karena kebingungan Nasrudin pun tersesat hingga ke wilayah Sumbawa.

Mendengar hal tersebut Aiptu Mansyur Efendi langsung mengajak Nasrudin ke Mako Polres Sumbawa dan diterima oleh Sat Binmas Polres Sumbawa, Nasrudin mengatakan bahwa ia kebingungan tidak tau harus kemana setelah berada di Sumbawa karena tujuan awalnya hendak ke Bali.

Menggali lebih dalam alasan Nasrudin kabur dari pondok pesantren , Sat Binmas Polres Sumbawa mendapatkan pengakuan bahwa Nasrudin merasa tertekan karena sering di “Bully” oleh teman-temannya, selain itu juga Nasrudin memlih kabur ke Bali lantaran ia tidak merasa nyaman di rumahnya sendiri akibat kerap kali di anggap “gila” .

“Saya sudah tiga kali kabur dari pondok karena sering di bully dan di kerjai oleh teman-teman, namun baru kali ini keluar daerah jawa. Karena saya juga tidak nyaman berada dirumah . Ibu tiri saya sering mengatakan saya itu gila.” ungkap Nasrudin saat berecerita kepada KBO Sat Binmas Ipda Sugianto.

Mengetahui hal tersebut Sat Binmas langsung mencoba menghubungi pihak pesantren, setelah mendapatkan nomor telephone keluarga dari pondok pesantren, sat binmas langsung menghubungi keluarga dari Nasrudin yang ternyata selama ini juga mencari dimana keberadaan Nasrudin.

Setelah berhasil bertemu Nasrudin , Eko Fariel Pranata selaku keluarga berterimakasih kepada pihak Kepolisian. “Saya mewakili pihak keluarga mengucapkan banyak terimakasih telah menemukan anak kami, dan telah berusaha mempertemukannya dengan kami. Kami tidak tahu harus berterimakasih seperti apa.” ujarnya.

Eko juga mengungkapkan akan menyelesaikan permasalahan keluarga yang membuat Nasrudin kerap memilih kabur dari rumah. (PR)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close