2 Satpam “Backing” Pencurian Besi Diamankan Polsek Kuta

Kuta – kurang apa? Sudah memiliki pekerjaan dan dipercayai menjaga keamanan dari segala bentuk ancaman tidak membuat FA (35) dan AN (35) bersih dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang Satpam di sebuah proyek pembangunan salah satu hotel milik Perseroan Terbatas (PT) ternama di Kawasan pantai Kuta, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten lombok Tengah. Keduanya malah diamankan ke Kepolisian Sektor Kuta (Polsek kuta) bersama 2 orang rekan lainnya oleh petugas patroli Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) karena kedapatan membawa beberapa bilah besi, Rabu (01/03).

Kronologisnya bermula ketika beberapa petugas patroli (Satpam) ITDC yang dipimpin oleh Saudara Doriman melakukan patroli di sekitaran pantai pada pukul 19.00 wita melihat sebuah pikup membawa beberapa bilah besi sehingga dilakukanlah konfirmasi kepada para supir dan para awak yang ada dalam mobil tersebut. Tidak memberikan keterangan yang jelas, dari sanalah kecurigaan Doriman berasal dan segera diamankan ke mapolsek. Berdasarkan pengakuan sang supir pikup yang saat itu dibawa oleh saudara  WR (37), kegiatan ini dilakukan atas kesepakatan bersama dengan tiga orang lainnya bernama TR (43), FA, dan AN dimana dua diantaranya adalah berprofesi sebagai satpam di tempat besi hasil curian itu berasal.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan kepercayaan pihak ITDC untuk menyelesaikan secara hukum dan lebih memilih mengamankan dari pada menghakimi ke empat orang terduga pelaku itu,” ucap Kapolsek Kuta IPTU Akmal.

Dari kejadian ini selain mengamankan keempat pelaku petugas kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa sebuah mobil Pikup Suzuki Carry dengan Nomor Kendaraan DR 9612 SD beserta 90 batang besi beton jenis ulir ukuran 10 inchi dan memiliki panjang sekitar 6 cm. Rencananya kasus ini akan dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) untuk ditindaklanjuti.

Penulis & Publish : Rozian

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close