Aksi Polisi Cilik di Hari Pertama Operasi Simpatik Gatarin 2017

Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail,S.I.K bersama ibu saat menyambut kedatangan ana-anak TK Kemala Bhayangkari

Bima Kota – Tidak hanya sebatas program polisi sahabat anak yang dicanangkan oleh Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail,S.I.K, dengan di dampingi oleh para gurunya belasan  polisi cilik TK Kemala Bhayangkari Kota Bima ini datang berkunjung ke Mako Polres Bima Kota dalam rangka hari ulang tahun yayasan kemala bayangkari (HUT – YKB) tahun 2017 ini.

Polisi Cilik yang didampingi ibu-ibu bhayangkari saat mengikuti kegiatan operasi simpatik

Belasan polisi cilik yang di dampingi para gurunya ini, setelah mendapat sambutan hangat dari Kapolres Bima Kota bersama Ibu Ketua Bayangkari di depan Mako Polres Bima Kota, langsung di ajak berkeliling untuk mengenalkan tugas – tugas kepolian selain itu juga  belasan polisi cilik yang masih belia ini di ikut sertakan di hari pertama  kegiatan operasi simpatik gatarin untuk memberikan penghargaan berupa bunga kepada para pengendara yang sudah memenuhi kelengkapan kendaraan dan mematuhi atauran lalu lintas.

Ibu ketua bhayangkari mendapingi salah seorang murid TK saat memberikan bunga kepada pengendara yang sudah mengikuti aturan berlalu lintas

Keceriaan polisi-polisi usia belia ini terlihat jelas dengan didampingi ibu-ibu bayangkari dan polisi wanita  saat memberikan penghargaan berupa bunga kepada para pengendara yang sudah memenuhi kelengkapan kendaraan dan mematuhi atauran lalu lintas.

Di katakan oleh Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno, tujuan untuk mengikut sertakan anak-anak TK ini adalah untuk mengenalkan dan menanamkan sejak dini disiplin berlalu lintas serta  mengenalkan tugas-tugas kepolisian sehingga anak-anak-usia belia ini bisa memahami bahwa polisi bukan untuk di takuti tetapi polisi adalah pelindung, pengayom, pelayan dan juga sekaligus orang tua dan sahabat bagi mereka.

Kasat Lantas Polres Bima Kota AKP I Made Hendra Agustina,S.I.K saat memberikan teguran kepada salah seorang pengendara yang tidak mengancing helemnya.
Seorang polisi wanita saat memberikan teguran kepada salah seorang pengendara yang tidak mengancing helemnya.

“anak-anak ini di ikut sertakan agar bisa mengenalkan dan menanamkan sejakdini displin berlalu lintas serta  mengenalkan tugas-tugas kepolisian sehingga bisa memahami bahwa polisi bukan untuk di takuti tetapi polisi adalah pelindung, pengayom, pelayan, juga sekaligus orang tua dan sahabat bagi mereka” jelasnya.(dra)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close