Kendaraan Luar Daerah Tidak Dimutasi Dalam 90 hari, Akan Ditindak Oleh Bappenda Provinsi NTB

Personel KP3 Lembar mengikuti rapat di Kantor Bappenda NTB membahas tentang pendataan kendaraan dari luar daerah

Mataram – Terkait teknis pendataan kendaraan luar daerah, dilaksanakan rapat di ruang rapat kantor Bappenda provinsi NTB yang dihadiri oleh Kepala Bappenda Provinsi NTB Iswandi, Kabid Pajak Bappenda Prov Ntb Muhamad Husni, Kabid Dalbin Prov NTB Iwan, UPT Bappenda Lobar Saiful, KSPK satu, dua dan tiga Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, dari pihak Supervisi ASDP, dan Pegawai Bappenda Prov NTB (27/02).
Dalam sambutannya, Kepala Bappenda Provinsi NTB Iswandi mengatakan bahwa Instruksi Gubernur Nomor 01 THN 2016 tentang pendataan kendaraan dari luar daerah, sebagi dasar hukum penindakan Kendaraan tersebut wajib di datakan di wilayah masing-masing. Jumlah kendaraan dari luar daerah dari tahun Ketahun meningkat, oleh karna itu pemerintah mempunyai beban dikarenakan tingkat polusi dan kerusakan jalan meningkat.
“Seperti contohnya dalam dua jam Operasi Gabungan ditemukan 1000 kendaraan luar daerah. Kalau dikumpulkan, total pajak mencapai 2 milyar sebagai pendapatan daerah,” demikian yang dikatakan oleh Kepala Bappenda Provinsi NTB.
“Harus di intensifkan dengan cara pendataan melalui pintu masuk di pelabuhan, melaporkan kendaraan dan di data oleh petugas yang akan stanby dan di back up oleh anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar,” imbuhnya.
Kepala Bappenda Provinsi NTB juga menambahkan setiap kendraan yang masuk di pelabuhan akan melapor di petugas dan dibuatkan surat lapor tiba oleh petugas Kepolisian. Apabila diketemukan kendaraan yang masuk dan dalam 90 hri tidak mutasikan, kendaraan akan diberikan tindakan khusus. Akan Tetapi, bila tidak permanen atau urusan bisnis melintas, tidak di berikan teguran namun tetap akan di monitor oleh petugas di lapangan.
“Surat lapor tiba bisa di buatkan juga melalui online, agar memudahkan sopir agar mudah di data dan akan di buatkan CCTV agar lebih mudah memonitor nomor kendaraan. Tujuan dari pada kegiatan rapat ini adalah untuk memonitor kelayakan dan pendataan pajak pemasukan daerah,” tutpnya.
Sementara itu dari Kabid Pajak Bappenda Prov NTB mengatakan bahwa pendataan dari luar daerah harus tetap dipantau dan didata, sehingga diharapkan mutasi kendaraan dari luar daerah bisa meningkat.
“akan dibuatkan posko, personel terdiri dari Bappenda, KP3 dan ASDP. Dari Bappenda melakukan pendataan, pemotretan KTP/SIM, dan Nopol dari luar daerah. Nanti Akan di berikan atau di pasangkan stiker di depan kaca depan kendaraan yang sudah didata untuk mempermudah pendataan,” ungkapnya
Tanggapan pihak Polsek KP3 Lembar Bripka Lalu Azim mengatakan bahwa masalah surat lapor tiba, pihaknya akan berkoordinasi dengan Direktorat Lalulintas Polda NTB dan Satuan lalulintas Polres, seperti yang telah dikoordinasikan oleh Bappenda sebelumnya dengan Direktorat lalulintas Polda NTB .
Terakhir dari pihak ASDP mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh kegiatan dari Bappenda Prov NTB agar kegiatan tersebut berjalan lancar. Ag

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close