Jenazah Wanita Tanpa Identitas Tiba di RS. Bhayangkara Mataram

Mataram, (28/2) – RS. Bhayangkara Mataram kembali menerima jenazah wanita yang belum diketahui identitasnya, jenazah tersebut langsung di bawa oleh penyidik dan tim inavis Polres Lombok tengah untuk penyelidikan lebih lanjut.

dokter bersama penyidik dan petugas Rumah Sakit bhayangkara melakukan persiapan pemeriksaan luar jenazah

Menurut informasi yang didapatkan dari petugas inavis Polres Lombok Tengah, jenazah di temukan di TKP di Dusun Engah Desa Grupuk Kec. Pujut Lombok tengah ( jalan baru ITDC dari Dsn songgong menuju dsn Gerupuk ), menurut saksi  LS dan MT sedang mencari kayu bakar di sekitar semak – semak gubuk Keliyuh Setelah kayu bakar terkumpul  saksi mencari tali untuk mengikat  kayu disekitar tumpukan sampah tanpa disengaja saksi tiba – tiba melihat sesosok mayat perempuan kemudian memberitahukan kepada masyarakat sekitarnya sehingga banyak masyarakat yang datang ketempat kekadian, dan kemudian  melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pujut.

Setiba di RS. Bhayangkara, petugas piket langsung menerima jenazah tersebut kemudian di tempatkan di ruang instalasi forensik RS. Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Adapun ciri_ciri mayat yang ditemukan sbb: jenis kelamin perempuan umur sekitar 25 thn, menggunakan celana panjang warna ungu, menggunakan baju kaos lengan panjang warna coklat muda dgn mptif gambar wanita didada sebelah kanan, rambut panjang sebahu diikat.

Barang bukti yang ditemukan di TKP : 1 pasang sandal warna putih,tali hitam,1 buah botol kaca, 4 buah gelas plastik minuman ale-ale, 1 buah tas samping warna putih motif tenun lombok, 1 buah kain sarung warna merah motif batik.

Luka sobek di pergelangan tangan korban

Bersama anggota penyidik,inavis dan piket mako serta dr. I Putu Mega Kartika yang memimpin pemeriksaan luar guna mengetahui jumlah dan posisi luka yang dialami korban, pemeriksaan luar berlangsung selama kurang lebih 1 jam dengan hasil yang sangat memprihatinkan dimana jenazah tersebut medapatkan luka tusuk sebanyak 9 kali, luka sayat / gorok pada bagian leher, luka tebas pada bagian kepala, serta luka robek pada telapak tangan sebelah kanan yang diduga akibat melakukan perlawanan dengan menangkis benda tajam yang diarahkan ke korban dengan menggunakan tangannya.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar jenazah disimpan di kamar pendingin RS. Bhayangkara, dan rencana jenazah akan dilakukan otopsi dan masih menunggu dari hasil dari penyidik yang menangani kasus tersebut.(H.M)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close