Dideportasi Pemerintah Jepang, Warga Kopang Tidak Terindikasi Jaringan ISIS

kabid humas polda ntb akbp dra tri budi pangastuti mm

Mataram – Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti kepada media menuturkan, bahwa warga Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah atas nama Azni Muzakir (44) yang telah dideportasi oleh pemerintahan jepang dan telah tiba di Lombok, Kamis (16/2) sekitar pukul 20.00 wita di LIA, tidak terindikasi bahwa yang bersangkutan tidak masuk jaringan ISIS.

“Yang bersangkutan sebelumnya telah diperiksa oleh Tim Densus 88, sehingga dipulangkan ke Lombok” ungkap Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti, Senin (20/2), di ruang kerjanya.

Diceritakan Kabid Humas, kaitan yang bersangkutan dipulangkan dari jepang lantaran menggunakan visa/paspor palsu untuk bekerja saat di Jepang, hal tersebut diketahui oleh pihak Jepang ketika pemeriksaan terkait istri yang bersangkutan terlibat kecalakaan lalulintas di Jepang.

“Menurut yang bersangkutan bahwa kepulangannya disebabkan karena menggunakan visa/paspor palsu, sehingga pihak Imigrasi Jepang mengeluarkan Surat Deportasi” tutur AKBP Tri Budi.

Hingga saat ini, terhadap yang bersangkutan sudah dikembalikan kepada keluarga, tapatnya di Dusun Lauq Rurung, Desa Kopang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.

“Yang bersangkutan sudah dipulangkan, namun tetap kami minta untuk wajib lapor di Polsek Kopang sebagai upaya pengawasan” tandas Kabid Humas. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close